Rabu, 26 Jul 2017
radarsurabaya
Iso Ae

Istri Malas Rawat Anak, Suami Emoh Bayar Pembantu

Senin, 17 Jul 2017 22:25 | editor : Wijayanto

Mengaku enggak suka anak kecil, Sephia, 27, selalu menolak untuk merawat anak-anaknya. Walhasil, suaminya, sebut Donwori, 34, geram sampai akhirnya mengajukan talak cerai di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya.

Umi Hany Akasah-Wartawan Radar Surabaya

Menikah dengan Sephia itu bak memiliki istri seorang ratu. Apa apa si Sephia selalu minta bantuan asisten rumah tangga. Kini ada 2 asisten rumah tangga di rumahnya. Ada yang bagian bersih bersih, masak, setrika, dan ngemong anak. Terakhir, ia meminta tambahan pembantu untuk anak keduanya yang baru lahir.

"Iya nek bojone artis gitu gak apa-apa. Aku ini hanya PNS dan emang ada bisnis keluarga, tapi ya enggak banyak," kata Donwori di sela-sela sidang talak cerainya di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya, kemarin.

Bersama pengacaranya, Donwori mantap untuk mengajukan talak cerai. Ia tidak sanggup membayar pembantu yang bisa menghabiskan Rp 3 juta per bulan. Belum lagi soal susu dan popok anak.

"Gak mau ngemong anak. Males katanya capek. Lha wong di rumah kerjaannya hanya nonton televisi ae sering sambat capek. Saya jadi bingung juga sama istri itu," kata Donwori.

Pria yang tinggal di Gayungsari itu mengaku sempat marah dan kesal dengan sosok istri yang pemalas itu. Ia merasa jika istrinya tidak pernah serius berumah tangga dengannya. 

Bangun tidur pun selalu molor. Donwori terkadang bangun dan semua persiapannya justru disiapkan oleh pembantunya.

"Sering tengkar sama istri. Tapi, ending-nya saya ngalah karena istri laporin ke mertua. Saya kan juga gak enak, masak sudah nikah sama aku malah nanti dianggap aku enggak sayang karena disuruh ini itu. Karena memang waktu awal menikah saya sudah janji bakal membahagiakan dia," kata Donwori.

Sephia yang turut hadir dalam sidang talak cerai mengaku sangat shock dengan pengajukan itu. Ia merasa kalau suaminya tidak sayang dan tidak memperhatikan kemauannya.

"Dulu mau nikah bilang bakal memenuhi semua permintaanku. Buktinya semua hanya omong belaka. Ngemong anak apa itu enggak capek, sumpah pegel broo. Wes de’e ae nek gelem dadi ibu rumah tangga, aku sing kerjo. Paling dia ya sambat kalau di rumah itu enggak enak," jelasnya.

Disinggung apakah sang suami tidak memperbolehkan dia kerja, Sephia mengaku kalau sebenarnya suaminya memintanya untuk bekerja. Namun sampai sekarang ditolaknya karena ia mengaku lebih nyaman di rumah dibandingkan bekerja.

"Emohlah. Saya kan di luar takut hitam, panas. Tidak bisa perawatan la’an," ujarnya.

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia