Minggu, 23 Jul 2017
radarsurabaya
Hukum & Kriminal

Gay Ini Curi Kartu Kredit Pacarnya untuk Beli Make Up

Minggu, 16 Jul 2017 23:13 | editor : Wijayanto

BENING: Albertus Yoseph diapit dua polisi beserta barang bukti yang diamankan.

BENING: Albertus Yoseph diapit dua polisi beserta barang bukti yang diamankan. (M KHAESAR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Rocky Mario Sanjaya, warga Brongggalan Sawah 6 ini tak menyangka jika pasangan gay-nya Albertus Yoseph,28, warga Jalan Raya Karanglo 60 ini nekat mengambil kartu kreditnya. Kemudian, dikuras untuk membeli tas, sepatu, dan perawatan kecantikan hingga Rp 11, 5 juta.

Kanit Reskrim Polsek Tegalsari Ipda Zainal Abidin mengatakan, pihaknya menangkap Albertus, menindaklanjuti laporan korban Rocky yang kehilangan kartu kreditnya. Setelah ditelusuri, ternyata kartu kredit korban diambil oleh pelaku. "Korban dan pelaku ini sudah saling kenal, dan memang memadu kasih," kata Abidin, Minggu (16/7).

Abidin mengatakan, setelah mencuri kartu kredit korban, pelaku menggunakan untuk belanja di Tunjungan Plaza, dan mall di Malang. "Pelaku ini mengetahui PIN kartu kredit tersebut. Saat kami memeriksa CCTV di toko sepatu, ternyata pelaku ini yang membeli sepatu harga Rp 1,2 juta," ujarnya.

Pencurian ini di tempat tinggal korban dan pelaku di Bratang Binangun 53. Pelaku mengambil kartu kredit korban dengan cara memasukkan ke dalam tas baju miliknya.

Kemudian, pelaku ini menggunakan kartu kredit untuk 32 transaksi. Pelaku membelanjakan kartu kredit itu dengan membeli tas, sepatu dan perawatan tubuh sebanyak Rp 11,5 juta.

Menurut Abidin korban curiga lantaran dirinya mendapatkan tagihan kartu kredit dari bank sebesar Rp 11,5 juta. Korban merasa tidak menggunakan kartu kredit sebanyak itu, akhirnya korban melapor ke Polsek Tegalsari.

Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti hasil kejadian, dimana tas, sepatu, make up, perawatan tubuh, celana, dan baju. Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian. "Dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun kurungan penjara," ujar Abidin.

(sb/sar/jay/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia