Jumat, 28 Jul 2017
radarsurabaya
Sportainment

Pemain Persebaya Harus Bisa Atur Tempo

Jumat, 14 Jul 2017 00:01 | editor : Abdul Rozack

LATIHAN: Skuad Persebaya berlatih di lapangan UNY sebelum bertolak ke Ngawi.

LATIHAN: Skuad Persebaya berlatih di lapangan UNY sebelum bertolak ke Ngawi. (ANGGER BONDANG/Persebaya)

SURABAYA – Dua kali memetik kemenangan pada dua laga terakhir kompetisi Liga 2, skuad Persebaya harus bisa mempertahankannya pada laga selanjutnya saat dijamu Persinga Ngawi di Stadion Ketonggo, Sabtu (15/7). 

Dalam persiapannya melawan peringkat lima klasemen sementara Grup 5 Liga 2, skuad Green Force telah melakukan latihan di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sejak Rabu (12/7). Tak hanya untuk conditioning pasca melawan PSBI, dalam latihan tersebut pelatih Angel Alfredo Vera juga memberikan arahan khusus kepada anak asuhnya tersebut.

“Dari pertandingan lawan PSBI Blitar, taktik jalan. Ke depan saya ingin anak-anak lebih atur tempo permainan. Kami sudah punya momen yang kami perlu untuk lawan Ngawi. Confidence pemain juga bagus. Kami punya modal untuk ke Ngawi,” ujar pelatih bersusia 44 tahun tersebut.

Selain mengutarakan bahwa skema yang ia harapkan telah dilaksanakan pemainnya, Alfredo Vera juga memberikan pujian kepada salah satu pemainnya yaitu Muhammad Hidayat. Menurutnya, penyelesaian yang dilakukan pemain bernomor punggung 96 tersebut bagus.

“Gol Hidayat cantik, kerjasamanya dengan Irfan Jaya bagus,” tambah Alfredo Vera.

Sementara itu disinggung mengenai kegagalan eksekusi penalti yang dilakukan oleh Misbakus Solikin, Alfredo mengatakan bahwa hal tersebut tidak apa-apa. Bahkan dengan kegagalan tersebut pemain yang akrab disapa Solikin tersebut terpacu untuk main lebih bagus lagi hingga bisa membayar kesalahannya.

“Tidak apa-apa, tidak masalah. Dia gagal (penalti) , tapi dia juga main bagus. Bisa cetak gol di babak kedua,” imbuh mantan juru taktik Persipura Jayapura tersebut.

Terlepas dari kepuasannya terhadap permainan anak asuhnya tersebut. Alfredo berharap nantinya Persebaya bisa meraih tiga poin kembali saat melawan Persinga. Apalagi saat ini Persebaya ditempel ketat oleh PSIM Jogjakarta di posisi kedua.

Keduanya sama-sama mengemas 11 poin, hanya saja Persebaya memiliki surplus dua gol dibandingkan dengan PSIM.

“Tentu saja kami ingin menang, apalagi untuk Bonek. Kemarin kasihan sudah datang (ke Jogjakarta) tapi tidak bisa nonton. Kami pasti ingin berikan kemenangan (untuk Bonek),” pungkas pelatih berkebangsaan Argentina tersebut. (dyn/rak) 

(sb/sa/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia