Jumat, 21 Jul 2017
radarsurabaya
Politik

Nurhayati Assegaf Bersaing dengan Gus Ipul di Partai Demokrat

Kamis, 13 Jul 2017 00:39 | editor : Wijayanto

DAFTAR: Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mendaftar di hari pertama pendaftaran.

DAFTAR: Wakil Ketua DPP Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mendaftar di hari pertama pendaftaran. (BAEHAQI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Kandidat calon gubernur Jatim mulai muncul selain Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). Begitu Partai Demokrat membuka pendaftaran, Nurhayati Ali Assegaf langsung mendaftar sebagai bakal calon gubernur (cagub) di hari pertama.

Seusai mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD Partai Demokrat Jatim, wakil ketua DPP Partai Demokrat yang juga anggota DPR RI ini mengatakan, niatnya maju dalam pilgub Jatim bukanlah karena ambisi atau keinginan pribadi. Melainkan sebuah amanah rakyat yang harus dijalankan. "Insya Allah kalau ini menuju ridlo Allah. Insya Allah dimudahkan," ujar Nurhayati, Rabu (12/7).

Kepercayaan diri wanita yang terpilih dari dapil Malang tersebut, didasari oleh posisinya sebagai kader asli partai berlambang bintang mercy. Sebab itulah dia ingin melanjutkan kepemimpinan Gubernur Jatim Soekarwo yang memimpin selama 10 tahun. Menurutnya, alangkah sedihnya jika kader partai tidak ada yang melanjutkan program gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut.

"Saya mendaftar di rumah sendiri, rumah kebanggaan. Di mana kami ikut membesarkan. Kami sebagai kader mempunyai kebanggaan moril. Untuk membesarkan partai. Pakde Karwo adalah kebanggan Partai Demokrat Jatim," urainya.

Ditanya soal salah satu lawannya adalah incumbent, menurut Nurhayati, bukanlah sebuah lawan. Karena proses demokrasi adalah hal biasa dalam berkompetisi. "Saya tidak kecil hati. Masalah incumbent, ini pemilu di mana demokrasi memiliki hak dipilih dan memilih. Rakyat masih banyak yang memilih karena kedekatan emosional," ungkapnya.

Menurutnya, gubernur bukanlah sebuah kekuasaan tapi amanah. Nurhayati mengakui sudah jalan di 38 kabupaten/kota. Banyak permasalahan yang didapatnya saat berada di lapangan.

Dalam pendaftaran tersebut, Nurhayati diantar oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang Gufron Marzuki. Tidak hanya mengantar, jika nantinya Nurhayati diusung sebagai bacagub, Gufron siap untuk menjadi ketua tim sukses.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio yang menerima pendaftaran Nurhayati mengatakan, ada 19 syarat yang harus dilengkapi saat pengembalian formulir pada 31 Juli mendatang. Di antara ada satu yang penting dan harus ada, yaitu video profil bacagub. "Tidak perlu terlalu lama. Hanya lima menit saja cukup. Ini penting karena nanti bisa digunakan selanjutnya," kata Renville didampingi Ketua Desk Pilkada DPD Partai Demokrat Jatim Maskur.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh bacagub adalah pernyataan bertakwa, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), keterangan sehat, tidak memiliki utang, komitmen taat pada internal partai dan mencantumkan visi, misi, strategi, kebijakan dan program bacagub. "Kalau Gus Ipul (Saifullah Yusuf) sudah mendaftar dan akan mengembalikan sebelum tanggal 31," tandasnya. (bae/no) 

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia