Jumat, 21 Jul 2017
radarsurabaya
Surabaya

Surabaya-Turki Akan Jalin Perdagangan Bebas

Kamis, 13 Jul 2017 16:49 | editor : Abdul Rozack

AKRAB: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) menemani Duta Besar Turki untuk Indonesia Mehmet Kadri Sander Gürbüz seusai melakukan pertemuan di Balai Kota, Rabu (12/7).

AKRAB: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) menemani Duta Besar Turki untuk Indonesia Mehmet Kadri Sander Gürbüz seusai melakukan pertemuan di Balai Kota, Rabu (12/7). (BAGUS PUTRA PAMUNGKAS / RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Pemerintah Turki bakal meningkatkan kerja samanya dengan Surabaya. Hal itu dilakukan sebagai respon atas kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Turki pekan lalu.

Duta Besar Turki untuk Indonesia Mehmet Kadri Sander Gürbüz mengatakan, setelah kunjungan itu, Presiden Turki meminta agar kerja sama dengan Indonesia ditingkatkan. "Karena itu, saya langsung putuskan untuk bertemu Ibu Wali Kota Surabaya," ujarnya seusai bertemu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di Balai Kota, Rabu (12/7).

Pemilihan Surabaya sebagai kota yang pertama dikunjungi bukan tanpa alasan. Menurut Mehmet, Surabaya merupakan kota yang potensial. Pasalnya, Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. 

"Kita akan jalin kerja sama di berbagai bidang dengan Surabaya," ungkapnya.

Salah satunya adalah soal ekonomi. Kedepan, Indonesia dan Turki akan melakukan Free Trade Agreement. Untuk mendukung hal itu, Mehmet meminta agar ada jalur langsung dari pelabuhan Turki dengan Surabaya. "Apalagi saya lihat pelabuhan di Surabaya sudah cukup bagus," jelasnya. Selain itu, kedua belah pihak sudah setuju untuk kerja sama soal peningkatan kunjungan wisatawan. 

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kerja sama di sektor ekonomi akan diutamakan. "Soalnya itu kan sesuai permintaan Pak Jokowi. Kedepan ada kerja sama dagang Turki-Indonesia," bebernya.

Karena itu, Risma sudah meminta agar ada kapal direct dari Turki ke Surabaya. Hal itu dinilai penting. Sebab, selama ini kapal dari Turki yang ke Surabaya singgah dulu ke Singapura. "Nanti kita usahakan langsung. Kalau langsung kan bisa menekan harga barang. Efeknya banyak," ungkapnya. (gus/mg1/nur)

(sb/gus/jek/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia