Kamis, 24 Aug 2017
radarsolo
Wonogiri

Langgar Disiplin, Polisi Dihukum Push-up

Kamis, 10 Aug 2017 16:48 | editor : Fery Ardy Susanto

Polisi dihukum push-up di Mapolres Wonogiri, Kamis (10/8).

Polisi dihukum push-up di Mapolres Wonogiri, Kamis (10/8). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI - Belasan polisi terkena sanksi dalam razia yang digelar Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Wonogiri, Kamis (10/8). Razia digelar di pintu masuk Mapolres Wonogiri sekitar pukul 06.00 WIB.

Pelanggaran yang dilakukan cukup beragam. Di antaranya tidak membawa kartu tanda anggota (KTA), berambut gondrong, serta tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan. 

Kapolres Wonogiri, AKBP Mohammad Tora melalui Kasi Propam, Iptu Supardi mengatakan, sebagai penegak hukum, anggota Polri harus terlebih dahulu taat hukum dan aturan. Maka pihaknya kerap melakukan razia penegakan ketertiban dan kedisiplinan. 

"Tadi pagi (Kamis/10/8) razia di depan pintu masuk Polres Wonogiri pukul 06.00 WIB. Kami periksa semua anggota yang masuk," kata Supardi kepada Radar Solo.

Hasilnya, 10 anggota polisi terjaring razia karena tidak bisa menunjukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan ada anggota yang masa berlaku SIM-nya sudah habis dan belum diperpanjang. 

"Selain itu ada anggota yang tidak menggunakan plat nomor pada kendaraannya. Ada empat anggota yang melanggar sikap tampang, yakni berambut panjang. Empat tidak membawa KTA," terang Supardi. 

Sanksi bagi polisi yang melanggar aturan berupa push-up dan KTA disita.

(rs/kwl/fer/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia