Sabtu, 29 Jul 2017
radarsolo
Wonogiri

Ambar Rujito, Pemuda Kreatif yang Sulap Hard Disc Bekas Jadi Karya Unik

Sabtu, 15 Jul 2017 12:56 | editor : Bayu Wicaksono

Ambar Rujito memamerkan hasil karya motor unik dari hard disc.

Ambar Rujito memamerkan hasil karya motor unik dari hard disc. (IWAN KAWUL/RADAR WONOGIRI)

WONOGIRI - Di tangan orang kreatif, hard disc komputer bekas bisa menghasilkan sebuah karya seni yang unik dan eksklusif dan bisa jadi ladang usaha. Seperti miniatur sepeda motor modifikasi hasil karya putra daerah Wonogiri ini. Bagaimana kisahnya? 

Ditemui di bengkelnya di bilangan Wonokarto RT 4 RW 1, Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Ambar Rujito, 38, tengah asyik mengecat air brush bodi sepeda motor. Ya, pekerjaan pria kelahiran 1979 ini memang sebagai ahli modifikasi motor. Bahkan, motor hasil modifikasinya menjuarai banyak pagelaran modifikasi sepeda motor. Namun, di sela-sela pekerjaan utamanya, pria lulusan SMK ini masih sempat menghasilkan karya-karya miniatur motor modifikasi yang unik.

“Ini berawal dari hobi. Saya memang tiap hari membuat motor (motor builder, modifikasi) lalu di waktu senggang saya bikin miniaturnya dari bekas hard disc,” kata Ambar. 

Hard disc dipilih karena komponen-komponennya banyak yang mirip dengan material sepeda motor. Selain itu, limbah hard disc yang mudah didapat membuat niat membuat miniatur motor semakin kuat. 

“Kalau miniatur ini saya mulai dari tiga tahun lalu. Selain miniatur motor modifikasi saya juga membuat robot miniatur dari korek api,” katanya.

Bahan baku memang mudah didapat, semula sebuah hard disc bekas dibelinya dari tukang rosok hanya Rp 5 ribu, namun kini setelah jadi karya unik harganya kini menjadi Rp 300 ribu. 

“Di Wonogiri malah jarang. Pembelinya justru dari luar kota semua seperti Jogjakarta, Tangerang, dan Bekasi. Bisa order jenis dan tipenya. Tapi ada juga yang langsung beli apa yang sudah ada,” katanya. 

Cara membuat miniatur ini, pertama yang dilakukan yakni semua hard disc dibongkar semua, baru kemudian mulai membuat miniatur sesuai dengan keinginan dan tipe modifikasi. Bagian-bagian miniatur motor modifikasi semua dibuat dari hard disc, tanpa ada bahan lain. 

“Saya kalau buat harus konsisten. Kalau bahannya hard disc ya harus hard disc semua. Kalau bekas korek gas ya bekas korek gas semua. Rencana saya akan buat dari jam tangan bekas,” ujarnya. 

Menurut Ambar, membuat miniatur motor modifikasi yang paling utama adalah harus mengerti dan memahami motor. Pasalnya, sudah 25 orang lebih yang belajar kepadanya, namun gagal. Karena memang tidak mengerti motor. Tapi, jika sudah mahir seperti dirinya, hanya memerlukan waktu dua jam untuk membuat satu miniatur motor modifikasi ini. 

“Tahunya ya hanya motor, rodanya dua. Selebihnya mereka tidak tahu, makanya setiap orang yang belajar selalu gagal,” ujarnya. 

Banyak miniatur motor yang sudah dia buat, mulai jenis motor Harley Davidson dan banyak tipe-tipe modifikasi motor seperti Jap Style, Sclamber, Tracker. Hanya saja, Ambar hanya memasarkan melalui mulut ke mulut, atau hanya saat ada kegiatan custom fest, yang sering diadakan di Jogjakarta. 

“Saya orang gaptek, tidak jualan online, baik miniatur motor ini, air brush atau modifikasi motor, hanya mulut ke mulut saja,” katanya.

(rs/kwl/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia