Sabtu, 22 Jul 2017
radarsolo
PERSIS Solo
Tret Tet Tet Pasoepati, Masih Tanpa Atribut

Rembang We’re Coming!

Sabtu, 15 Jul 2017 12:15 | editor : Bayu Wicaksono

SOLO – Mau tahu berapa perbandingan gol dan kebobolan Persis kala bertemu PSIR Rembang. Ya, Laskar Sambernyawa (julukan Persis) unggul setelah berhasil mencetak 11 gol dari tujuh pertemuan, berbanding tujuh dari tim lawan.

Dari tujuh pertandingan terakhir tersebut, Persis hanya bisa meraih dua kali kemenangan. Tapi yang paling mencenangkan jelas saat banch Piala Polda Jateng 2015, PSIR  pulang dari Manahan dengan oleh-oleh kekalahan 7-1. Dari pertemuan dengan PSIR sebagain besar selalu berakhir seri, PSIR hanya bisa sekali menang dengan skor tipis 1-0 pada Divisi Utama versi LPIS 2011/2012.

PSIR musim ini jelas berbeda dengan yang ditemui kapten Persis, Agung Prasetyo dua tahun lalu. Walau dari list pemain tak ada satupun bintang nasional yang menjadi kekuatan di tim ini, tapi rapop mereka di posisi ketiga grup 4 Liga 2 dengan tanpa sekalipun meraih kekalahan tentu yang perlu diwaspadai anak-anak Kota Bengawan.

Seluruh skuad Persis dipastikan akan siap menjajal PSIR di kandangnya sendiri, Stadion Krida Rembang, Minggu Sore (16/7), dengan kekuatan penuh. Motivasi pulang dengan oleh-oleh tiga angka dipastikan akan berlipat ganda semangatnya setelah Pasoepati dipastikan mengadakan tour menuju Rembang.

”Rombongan Pasoepati Gate B7  akan naik menggunakan dua bus. Kalau baju masih dibebaskan karena persis masih terkena sanksi tanpa atribut. Jadi yang terpenting nyaman saja, hanya saja kami sarankan untuk memakai penutup kepala dan jaket, karena di Rembang cukup panas,” kata Dirigen Gate B7, Crist kepada Radar Solo.

Semangat yang saja juga akan diperlihatkan komunitas Pasoepati dari tribun lainnya. ”Kalau laga besok minggu mungkin masih pakaian bebas, tidak ada atraksi tapi hanya nyanyian. Yang pasti kami akan all out,” beber Koordinator Curva Nord, Hangga.

Wakil Presiden DPP Pasoepati Ginda Ferachtriawan mengatakan, panitia pelaksana (Panpel) PSIR Rembang memberi kuota tiket suporter Persis sebanyak 3.000 lembar tiket. Namun jumlah itu bisa saja melebihi kuota, mengingat saat ini performa Persis tengah menanjak. Bahkan dalam tour ke Purwodadi, Sragen hingga bantul, jumlah anggota yang berangka berkisar diangka 5000 orang.

Dia akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengamankan perjalanan dari Solo ke Rembang. ”Kalau lebih baiknya menggunakan bus karena relatif aman, sementara truk tidak diperuntukkan mengangkut penumpang. Sedangkan sepeda motor selama dilengkapi surat kendaraanya, ya silahkan,” tandasnya. (nik)

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia