Jumat, 21 Jul 2017
radarsolo
PERSIS Solo

Sepekan Persis Tandang Dua Kali, Awas Fisik Gembos!

Kamis, 13 Jul 2017 13:40 | editor : Bayu Wicaksono

Pemain Persis Solo berlatih di lapangan Kota Barat.

Pemain Persis Solo berlatih di lapangan Kota Barat. (ISWARA BAGUS N/RADAR SOLO)

SOLO – Ujian terberat Persis Solo di Grup 4 Liga 2 sejatinya bukanlah PSIS Semarang. Wajar karena tim berjuluk Mahesa Jenar itu pernah dibikin malu Persis 1-0 pada pekan keenam di Stadion Manahan (6/7). Tantangan sesungguhnya bagi Laskar Sambernyawa –julukan Persis– justru hadir PSIR Rembang dan PPSM Magelang.

Lho, kok bisa? Padahal PSIR cuma penghuni posisi ketiga klasemen sementara Grup 4. Sementara PPSM lebih parah lagi karena masih tertambat di posisi keenam.

Problem yang dihadapi skuad Widyantoro bukan dilihat dari kualitas permainan PSIR dan PPSM. Atau dinilai dari sisi klasemen. Melainkan dari kesiapan Agung Prasetyo dkk sendiri dalam menghadapi dua rivalnya tersebut.

Ya, fisik penggawa Persis rawan gembos. Bayangkan, dalam rentang empat hari, Persis harus bermain dua kali. Beban kian menggunung karena dua laga tersebut dilakoni di kandang lawan. Setelah tandang ke Stadion Krida Rembang (16/7), Persis kemudian mampir ke Stadion Madya Magelang, kandang PPSM, empat hari berselang (20/7).

Praktis, bond kebanggaan wong Solo ini hanya memiliki waktu recovery selama tiga hari. Itu belum direduksi waktu perjalanan dari Rembang ke Solo, kemudian dari Solo ke Magelang. ”Dua laga tandang besok cukup mepet, waktu untuk recovery juga mepet,” keluh Wiwid –sapaan Widyantoro– kepada Radar Solo kemarin (12/7).

Handicap lainnya, yakni cuaca ektrem di Rembang. Meski bermain sore, suhu di Rembang bisa mencapai 34 derajat Celcius. Kondisi tersebut mau tak mau bakal menguras energi pemain Persis.

”Latihan sengaja saya gelar siang mulai pukul 14.00 WIB. Untuk mempersiapkan fisik pemain agar terbiasa dengan cuaca di Rembang. Alhamdulillah progres pemain sudah cukup bagus,” ujar Wiwid.

Bukan Wiwid namanya jika tidak memiliki solusi jitu terkait problema tersebut. Ada kemungkinan, pelatih asal Magelang ini bakal melakukan rotasi pemain. Entah itu ketika tandang ke Rembang atau saat dijamu PPSM.

Soal skema permainan hingga deretan pemain yang menghuni starting line-up, Wiwid ogah membocorkan. Dia hanya mengistruksikan ke semua pemain untuk selalu siap. Isntruksi ini berlaku bagi pemain reguler maupun para deputi di bench pemain cadangan.

”Lihat kondisi terakhir pemain serta kebutuhan tim. Setiap pemain harus siap diturunkan. Karena PSIR punya karakter bermain di fisiknya, apalagi jika main di kandang,” bebernya. (fer)

(rs/adi/bay/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia