Sabtu, 29 Jul 2017
radarsemarang
Radar Semarang
Joki Ujian Masuk Unissula

Sosok Ririn Identik dengan Mahasiswa Unnes

Senin, 17 Jul 2017 19:59 | editor : Pratono

DATA PENYEWA: Panitia PMB Unissula menunjukkan data identitas Satrio Purno Prabowo yang digantikan Setu Abdul Hadi saat ujian.

DATA PENYEWA: Panitia PMB Unissula menunjukkan data identitas Satrio Purno Prabowo yang digantikan Setu Abdul Hadi saat ujian. (Muhammad Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (Unnes) segera mengambil sikap atas kasus perjokian di ujian masuk Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang diduga melibatkan mahasiswanya. Dewan Etika Unnes akan memanggil Setu Abdul Hadi untuk dimintai keterangannya.

Setu yang merupakan warga Kendal Serut, Kabupaten Tegal masih tercatat sebagai mahasiswa semester 8 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unnes. “Kamis depan kami akan rapat. Setelah rapat dalam waktu dekat ia (Setu, red) akan dipanggil,” kata Wakil Ketua Dewan Etika Unnes, Parmin, Senin (17/7/2017) petang.

Sebelumnya pihak universitas sudah memastikan informasi pelaku perjokian sesuai dengan salah satu mahasiswa Unnes dan sekarang tinggal menunggu proses penyidikan kepolisian."Kami tidak akan menghalangi proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku," tuturnya.

Terkait informasi keterlibatan mahasiswa lainnya bernama Ririn yang disebut terdaftar sebagai mahasiswi program studi Pendidikan Biologi, Fakultas MIPA semester akhir, pihaknya pun memastikan Ririn adalah mahasiswanya. “Namanya identik. Kami telah telurusi ke rumah kosnya dan menelepon nomornya, tidak ada jawaban. Dugaannya memang Ririn terkait,” tambahnya.

Pihak kampus juga masih menunggu proses hukum terhadap Setu. Jika terbukti bersalah, pihak kampus akan memberikan sanksi yang tegas, yakni dipecat sebagai mahasiswa Unnes atau drop out (DO). "Jika terbukti akan ada kemungkinan sanksi tertinggi dari Unnes berupa DO," tukasnya.

(sm/den/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia