Rabu, 26 Jul 2017
radarsemarang
Radar Semarang

Disulap Jadi Direktur, Buruh Pengepul Kulit Divonis 2 Tahun

Senin, 17 Jul 2017 12:26 | editor : Pratono

CUMA BURUH: Sugiyono saat berada di Pengadilan Tipikor Semarang dan divonis 2 tahun penjara.

CUMA BURUH: Sugiyono saat berada di Pengadilan Tipikor Semarang dan divonis 2 tahun penjara. (Joko Susanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG- Nasib nahas menimpa Sugiyono, buruh pengepul kulit asal Pati yang disulap bosnya menjadi Direktur CV Pandawa. Ia harus merasakan dinginnya jeruji besi dalam waktu yang lama. Terdakwa yang tak tahu menahu masalah ini divonis bersalah atas perkara dugaan korupsi bantuan dana hibah program kegiatan peningkatan sarana dan prasarana unsur hara tanah kepada kelompok tani/ternak/usaha di Kabupaten Pati 2012, senilai Rp 3,070 miliar.

Dalam kasus itu, Senin (17/7/2017), majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang yang dipimpin Sulistyono menjatuhkan vonis pidana penjara selama 2 tahun. Selain itu ia juga dibebani denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan serta uang pengganti (UP) kerugian negara mencapai Rp 66 juta.

Mendengar vonis tersebut, kuasa hukum terdakwa, Priyo Pudjono langsung menyatakan banding. Ia menilai tidak ada rasa keadilan yang dialami kliennya tersebut,.

Priyo menyatakan, nama kliennya dicatut dan dijadikan sebagai Direktur CV Pandawa oleh bosnya Sutrisno. Berdasarkan keterangan kliennya, yang melakukan tender dan lainnya adalah Sutrisno. Termasuk semua tanda-tangan tender, kliennya tidak pernah merasa pernah melakukan.

“Kami akan terus berjuang untuk banding, bagaimanapun kasus klien kami hampir sama dengan kasus Hendra Saputra, yang sudah jelas tidak ada peran sama sekali atas proyek itu. Wong keseharian cuma karyawan pengepul kulit milik Sutrisno, klien kami cuma dicatut oleh bosnya,” kata Priyo usai sidang.

(sm/jks/ton/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia