Jumat, 21 Jul 2017
radarmojokerto
Mojosari

Pura-Pura Melintas, eh Ujungnya Lempar Sampah

Kamis, 13 Jul 2017 17:23 | editor : Mochamad Chariris

Warga melintas di antara ceceran sampah di Jalan Mojoanyar-Bangsal.

Warga melintas di antara ceceran sampah di Jalan Mojoanyar-Bangsal. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan tampaknya masih minim. Buktinya, di sejumlah ruas jalan hingga kini banyak ditemukan tumpukan sampah yang berserakan. Kondisi itu pun membuat pengguna jalan tidak nyaman dan mengeluhkan bau menyengat.

Seperti yang tampak di jalan utama penghubung Kecamatan Bangsal-Mojoanyar. Tumpukan sampah itu terhampar di tepi jalan sekitar 20 meter. Menurut warga sekitar, tumpukam sampah menimbulkan bau menyengat itu dibuang pengguna jalan yang melintas. Bahkan, sebagian sampah limbah rumah tangga ini dibuang ke aliran irigasi.

”Kalau siang tidak ada yang buang, biasanya saat malam hari,” kata Sulkan, salah satu warga. Sampah yang dibuang menggunakan karung dan kantung plastik ini pun bercecer. Aneka sampah organik dan anorganik sulit dipilah.

Tak heran bila muncul bau menyengat dan menjadi sumber penyakit baru. ”Selain faktor kesadaran masyarakat, di sini memang tidak disediakan tempat sampah,” tuturnya. Warga khawatir, jika tumpukan sampah tetap dibiarkan akan membawa dampak buruk bagi kesehatan.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia