Jumat, 28 Jul 2017
radarmadiun
Peristiwa

Dalami Penyebab Kebakaran, Polisi Amankan Kabel dan Stopkontak

Jumat, 14 Jul 2017 14:00 | editor : Budhi Prasetya

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Logos Bintoro mengamati serius temuan di lokasi  gudang yang terbakar di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kamis (13/7) (Bagas Bimantara/Radar Madiun)

MADIUN – Kebakaran yang menghanguskan gudang di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun menarik perhatian pihak kepolisian setempat. 

Aparat Polres Madiun Kota terlihat mendatangi gudang penyimpanan non-food dan makanan ringan milik CV Berkah Buana Sejahtera tersebut, Kamis (13/7) kemarin. 

Kasat Reskrim AKP Logos Bintoro turun langsung memimpin proses olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Sekitar pukul 11.30 Wib, sejumlah petugas yang mengenakan seragam inafis memasuki gudang berukuran sekitar 8x8 meter itu. Garis polisi yang sudah terpasang membuat warga serta awak media hanya bisa menyaksikan dari luar. 

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Logos Bintoro beserta petugas inafis yang mengenakan sarung tangan teliti mencari petunjuk di setiap sudut bangunan. 

Sesekali mereka mengacak-acak tumpukan karton bekas yang ludes terbakar. Lantas mengambil sebuah benda dan langsung memasukkannya ke dalam kardus air mineral.

Olah TKP tidak berlangsung lama. kurang lebih hanya satu jam. Pasalnya, pihak kepolisian sudah melakukan pengamatan secara mendetail sesaat setelah kebakaran terjadi. 

Saat dikonfirmasi, Logos menyatakan jika pihaknya belum bisa membuat kesimpulan. Namun, sejumlah benda yang bisa dijadikan barang bukti telah diamankan. 

Butuh waktu untuk bisa mengetahui penyebab pasti kebakaran gudang yang dikelola Toni Darminto itu. 

’’Beberapa temuan telah kami amankan,’’ katanya.

Adapun benda yang diamankan adalah satu gulungan kabel listrik bekas yang sudah hangus beserta stopkontak. Dua temuan ini dibawa untuk diperiksa di laboratorium forensik Polda Jatim. 

’’Masih akan kami koordinasikan dengan PLN dan Polda Jatim,’’ ujar mantan Kapolsek Wungu itu.

Jika melihat lokasi kejadian, Logos mengungkapkan jika kebakaran sangat mungkin disebabkan korsleting listrik. 

Di pojok kiri bangunan masih terlihat beberapa untaian instalasi kabel yang saling tumpang tindih. Meski begitu, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab kebakaran. 

‘’Paling tidak seminggu,’’ ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, gudang penyimpanan makanan itu terbakar pada Rabu siang (12/7). Akibat kejadian itu, pihak swasta penyewa gudang mengaku merugi hingga Rp 1 miliar. Lantaran kurang lebih 1.600 karton berisi makanan ringan siap jual hangus terbakar. 

(mn/her/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia