Sabtu, 22 Jul 2017
radarmadiun
Hukum & Kriminal

Begini Cara Maling Masuk Kompleks MAN Panekan

Selasa, 11 Jul 2017 21:00 | editor : Wawan Isdarwanto

RUSAK: Pelaku masuk ruangan setelah membuka paksa pintu.

RUSAK: Pelaku masuk ruangan setelah membuka paksa pintu. (Andi Chorniawan/Radar Magetan)

MAGETAN – Bagaimana cara pelaku pencurian memasuki kompleks MAN Panekan hingga menggasak sejumlah barang berharga? Kapolsek Panekan AKP Sukarno menyebut, pelaku diduga masuk dan keluar lingkungan madrasah lewat tembok belakang yang bersebelahan dengan area persawahan. ‘’Kami temukan sebuah charger laptop yang kemungkinan terjatuh di sekitar tembok belakang sekolah,’’ katanya.

Dia menjelaskan, pelaku masuk ke sekolah dengan memanjat tembok tersebut. Upaya masuk pun berjalan mulus lantaran tinggi tembok dan tanah kurang dari dua meter. Sedangkan bagian dalam tembok tingginya sekitar dua meter lantaran kondisi tanahnya lebih rendah.

Setelah masuk ke dalam kompleks madrasah, pelaku langsung menyasar ruangan TU. Karena terkunci, pintu dibuka paksa dengan benda tajam. Setelah terbuka, maling masuk ruangan dan menggasak benda berharga yang ada di ruangan tersebut. ‘’Keluar masuk lewat bagian belakang sekolah. Jika dari depan tidak mungkin, karena selain pintu pagarnya tinggi, juga ramai kendaraan melintas,’’ paparnya. 

Sukarno menyayangkan tidak adanya kamera CCTV di madrasah tersebut. Begitu juga dengan sekolah yang ada di kanan kirinya. ‘’Sejauh ini kami masih lakukan penyelidikan agar menemukan petunjuk untuk memburu pelaku,’’ ujarnya.

Seperti diketahuiMAN Panekan yang diobok-obok maling. Tidak tanggung-tanggung, pelaku membawa kabur lima buah laptop, satu notebook, dan kamera DSLR inventaris madrasah di Desa Turi, Panekan, itu. Kerugian ditaksir mencapai Rp 24 juta dalam peristiwa pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut.

(mn/cor/isd/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia