Jumat, 28 Jul 2017
radarmadiun
Sportainment

Ajang Adu Kreatif Suporter, Bukan Adu Jotos

Oknum Menyalakan Flare Wajib Menanggung Denda

Jumat, 07 Jul 2017 20:13 | editor : Budhi Prasetya

Pemain Madiun Putra semakin giat berlatih menjalang laga melawan Persinga Sabtu (8/7)

Pemain Madiun Putra semakin giat berlatih menjalang laga melawan Persinga Sabtu (8/7) (Bagas Bimantara/Radar Madiun)

MADIUN – Laga antara Madiun Putra melawan Persinga memang baru digelar Sabtu (8/7) besok. Namun tensi pertandingan sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. 

Derby Mataraman antara Madiun Putra kontra Persinga Ngawi itu diprediksi bakal berlangsung sengit. Namun, suporter kedua tim dituntut tak mudah tersulut atmosfer laga. 

’’Saya sudah berkoordinasi dengan pihak pengamanan. Bila ada suporter yang berbuat ricuh bisa langsung diamankan,’’ kata Ketua Panpel Pertandingan Madiun Putra vs Persinga Ngawi Gaguk Haryono, Kamis (6/7).

Dirinya juga mewanti-wanti kedua kubu suporter untuk tidak menyalakan flare pada saat atau usai pertandingan. Bila sampai dilanggar, oknum suporter yang didapati menyalakan flare dituntut menanggung denda. 

Sebab, PSSI sejak awal menegaskan tak akan menoleransi aksi suporter yang menyalakan flare ataupun kembang api. Baik saat pertandingan berlangsung maupun seusai pertandingan.

’’Ada baiknya kedua suporter mengedepankan adu kreativitas masing-masing di tribun. Itu lebih baik daripada berbuat yang tidak sesuai aturan,’’ imbau Gaguk.

Ultimatum yang diberikan manajemen itu coba dipahami para The Mad Mania, kelompok suporter Madiun Putra. Mereka siap adu kreativitas dengan Pastimania, GRW, dan Pasti X, masing-masing kelompok suporter Persinga.

Koordinator The Mad Mania Arief Kustono menyatakan jika komunitasnya siap beradu dukungan dengan Pastimania. Dia memprediksi, derby Mataraman itu nantinya bakal dihadiri ribuan The Mad Mania. 

‘’Kami sudah menyiapkan koreografi khusus. Kami juga punya chant-chant untuk mendukung para pemain di lapangan,’’ terang Arief.

Senada dengan The Mad Mania, kelompok suporter Great Bull Boys (GBB) juga bakal all-out memberikan dukungan untuk Asmar Abu dkk dari atas tribun. Pihak GBB siap menerima dengan tangan terbuka kedatangan pendukung Persinga di Stadion Wilis. 

’’Kepada suporter mana pun kami terbuka,’’ ucap Koordinator GBB Faisal Restu Nur Ikhwani.

Faisal tak memungkiri jika selama ini komunitasnya kerap terlibat perang urat saraf dengan GRW, Ultras Persinga. Tapi, dirinya memastikan bakal mengesampingkan perseteruan itu. Misi damai siap mereka usung ketika para pendukung Persinga bertandang ke Kota Madiun. 

’’Kami siap beradu chant dengan mereka (Pastimania dan GRW, Red),’’ imbuhnya.

Di pihak lain, laga super big match yang mempertemukan Madiun Putra versus Persinga Ngawi bakal mendapatkan pengamanan ekstra. Ikut dikerahkan personel dari Satuan Brimob Polda Jatim. 

‘’Yang jelas, kami bakal all-out. Tidak mau underestimate. Semua kekuatan yang ada akan dilibatkan semua,’’ ujar Kabag Ops Polres Madiun Kota Kompol Mujo Frajoko.

Skenario pengamanan sekaligus untuk mencegah terjadinya bentrokan antarsuporter. Terlebih, pertandingan besok informasinya juga bakal dihadiri ribuan Pastimania, Pasti X, dan GRW. 

Untuk mengamankan jalannya pertandingan, pola pengamanan bakal dibagi dalam beberapa ring. Pengamanan dimulai sejak kedua suporter tim tamu berangkat menuju stadion, terutama jalan-jalan yang bakal dilalui oleh kelompok suporter tersebut.

Pengamanan juga dilakukan dari jalan masuk utama menuju stadion. Jalur itu akan dibagi dua, yakni jalur kendaraan suporter tuan rumah dan lawan. 

’’Kurang lebih sampai 300 personel akan kami libatkan dalam pengamanan pertandingan ini,’’ terang Mujo.

(mn/her/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia