Kamis, 24 Aug 2017
radarjombang
Kota Santri

Tertiup Angin, Hutan Jati di RPH Kedunglumpang Mojoagung ini Terbakar

Minggu, 13 Aug 2017 08:05 | editor : Binti Rohmatin

TERTIUP ANGIN: Api yang membakar hutan di Kedunglumpang ini cepat menyebar.

TERTIUP ANGIN: Api yang membakar hutan di Kedunglumpang ini cepat menyebar. (HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

JOMBANG – Dalam kurun waktu seminggu ini kebakaran hutan sedikitnya sudah terjadi dua kali di Jombang. Khusus RPH Kedunglumpang Mojoagung KPH Jombang sudah dua kali ini hutannya terbakar.

Peristiwa kebakaran pertama terjadi Minggu lalu (6/8).

’’Kami kesini api sudah menjalar. Makanya kita lakukan pemadaman secara manual dengan menggunakan alat seadanya,’’ kata Suhindarta, Kepala RPH Kedunglumpang, KPH Jombang, kemarin.

Dikatakan terbakarnya hutan jati itu pada musim kemarau sudah lebih dari dua kali. Dari total di RPH itu sekitar 980 hektare, yang sudah terbakar kisaran enam sampai tujuh hektare. Sayang, dia tak bisa menjelaskan dengan rinci penyebab terbakarnya hutan mayoritas tanaman jati itu.

’’Penyebabnya seperti apa, sementara belum tahu. Kemungkinan karena putung rokok, kalau unsur kesengajaan menurut saya tidak ada,’’ imbuh dia.

Sekitar enam petugas yang ada di lokasi nampak memadamkan api agar tidak semakin menjalar.

Mulai dari petugas perhutani hingga polisi hutan yang juga tak tinggal diam. ’’Jadi langkah yang kita lakukan memisahkan sampah dengan yang lain, sekaligus melihat arah angin kemana,’’ terangnya.

Selama penanganan itu, kata dia tak pernah melibatkan langsung PMK Jombang. Pemadaman dilakukan sendiri dengan alat seadanya. ’’Kalau harus ambil air dulu api nanti takutnya makin merembet.

Termasuk mobil PMK jelas kesulitan kalau harus kesini. Jalan satu-satunya dipadamkan dengan alat manual. Pakai dahan pohon,’’ pungkas dia.

’’Bahaya, jelas. Misal seperti ini, burung dan hewan yang lain jelas terganggu pergi kemana juga kurang tahu,’’ pungkas dia.

Pantauan di lokasi selain di titik kebakaran, hutan jati yang terbakar diprediksi cukup luas. Ini berdasarkan bekas kobaran api terlihat sangat jelas di samping jalan raya.

(jo/fid/bin/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia