Jumat, 18 Aug 2017
radarbromo
Bangil

Soroti Dana Hibah Pemkab untuk Bangun Rumah Pegawai Kejaksaan

Jumat, 11 Aug 2017 09:30 | editor : Fandi Armanto

BAKAL DIROBOHKAN: Kantor Kejari Bangil di Jalan dr Soetomo yang akan dijadikan rumah untuk pegawai kejaksaan.

BAKAL DIROBOHKAN: Kantor Kejari Bangil di Jalan dr Soetomo yang akan dijadikan rumah untuk pegawai kejaksaan. (Iwan Andrik/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL - Rencana Pemkab Pasuruan untuk membangunkan rumah bagi pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, mendapat sorotan. Ini lantaran pembangunan dalam bentuk hibah tersebut, dinilai tidak etis. Apalagi, Kejari kabupaten, adalah instansi vertikal.

Sorotan itu salah satunya dilontarkan Lujeng Sudarto, aktivis LSM [email protected] Menurut dia, pemberian dana hibah untuk instansi vertikal seperti kejaksaan, semestinya tak dilakukan pemkab. Sebab, Kejaksaan sudah memiliki departemen sendiri yakni Kejaksaan Agung. Apalagi, Pemkab Pasuruan sendiri, sudah beberapa kali memberikan bantuan kepada kejaksaan.

“Aturannya jelas, hibah itu tidak boleh diberikan terhadap instansi vertikal seperti Polri, TNI atau Kejaksaan. Apapun bentuknya, mau mobil dinas, pemberian tanah, apalagi rumah dinas, itu tidak boleh,” beber Lujeng Sudarto.

Kontan saja, dia menyayangkan bila pemkab merealisasikan hibah untuk itu. "Sungguh tidak etis saja. Jangankan rumah. Pemberian mobil untuk pimpinan, sebenarnya tidak etis. Pemkab dulu kan pernah membelikan mobil untuk Forkopimda. Lalu memberikan hibah berupa tanah untuk kantor Kejari di Raci. Padahal, kejaksaan itu punya departemen sendiri. Ini kok malah mau memberi hibah untuk rumah pegawai kejaksaan," beber Lujeng. 

Lujeng menambahkan, boleh saja dana hibah itu diberikan untuk instansi vertikal. Tetapi harus lihat kondisi dan jenisnya. Semisal, dana pengamanan Polri ketika ada pilkada. Hibah semacam ini masih diperbolehkan, karena bersentuhan langsung dengan daerah.

Sebagaimana diketahui, kantor Kejari Bangil (Kabupaten Pasuruan) yang lama, sudah kosong. Kekosongan inilah yang rencananya akan dimanfaatkan untuk dijadikan rumah dinas untuk pegawai kejaksaan. Rencana pembangunan rumah dinas untuk pegawai Kejari Kabupaten Pasuruan bahkan menyedot anggaran cukup banyak. Pemkab bakal menyiapkan dana ratusan Rp 750 juta. 

Adanya rencana membangun rumah untuk pegawai kejaksaan, juga dibenarkan Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan Dinas Perumahaan dan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Sutoko. Dia mengatakan  Pemkab memang merencanakan untuk membangun gedung baru di lahan eks kantor Kejari Kabupaten Pasuruan. Dana yang telah disiapkan mencapai Rp 750 juta. Besaran anggaran tersebut, bersumber dari APBD 2017. “Saat ini, prosesnya masih tahap tender. Kemungkinan, September sudah ada pelaksanaan,” tandasnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Adi Santoso menambahkan, pembenahan kantor lama memang tengah dirancang. Hanya saja, masih menunggu realisasi penghapusan aset. Yakni pembongkaran gedung. “Penghapusan aset sudah kami lakukan. Bahkan, sudah disetujui pusat. Sekarang, tinggal pelaksanaan pembongkaran dan pembangunan,” jelas Adi. 

Menurut Adi, rencana pembangunan gedung itu sudah dikomunikasikan dengan Pemkab. Bahkan, anggaran sudah disiapkan. Tinggal pelaksanaan pembangunan. “Pembangunannya akan dilakukan oleh pemkab, dan sudah disiapkan dana hibah untuk pembangunan gedung tersebut,” sampainya.

(br/one/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia