Kamis, 17 Aug 2017
radarbromo
Hukum & Kriminal

Mau Pesta SS, Empat Sekawan Ini Malah Digerebek

Jumat, 11 Aug 2017 10:15 | editor : Fandi Armanto

DIKELER: Empat tersangka penyalahgunaan narkoba usai digerebek sebelum pesta di kawasan Jogosari, Pandaan.

DIKELER: Empat tersangka penyalahgunaan narkoba usai digerebek sebelum pesta di kawasan Jogosari, Pandaan. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

BANGIL - Rencana Dimas, 21, warga Lingkungan Jogonalan, Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan, untuk bersenang-senang dengan teman-temannya berakhir berantakan. Bukan kesenangan yang didapat, ia dan tiga rekannya justru harus meringkuk di tahanan. Mereka harus ditangkap lantaran kedapatan membawa sabu-sabu dan obat-obatan terlarang. 

Tiga teman Dimas lainnya yang ikut ditangkap diantaranya, yakni Bidin, 23, warga Surasudo, Desa Curahrejo, Kecamatan Sukorejo dan Arifin, 30, serta Khusairi, 39, yang merupakan warga Sumbersuko, Kecamatan Gempol. 

Keempatnya ditangkap Rabu (9/8) malam di tempat berbeda. Kasatreskoba Polres Pasuruan, AKP Nanang Sugiyono mengutarakan, penangkapan keempat tersangka berangka dari penyelidikan atas laporan yang diterima anggotanya atas perilaku Dimas, yang disebut-sebut kerap membawa narkoba jenis sabu-sabu. 

Bekal informasi itu, diteruskan dengan melakukan pengintaian terhadap tersangka. Penyanggongan dilakukan petugas di dekat sebuah Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan. “Kami melakukan penggerebekan di sebuah kos-kosan yang ada di Jogosari sekitar pukul 21.00. Ketika itu, tersangka hendak bertransaksi dengan temannya, yang berinisial RN,” kata Nanang. 

Petugas kemudian, melakukan penggeledahan. Hasilnya, didapati beberapa kantong plastik sabu-sabu yang dibawanya untuk pesta bersama rekan-rekannya. Pemeriksaan cepat, menghasilkan nama-nama rekannya yang akan berpesta dengannya. 

Yakni, Arifin, Khusairi dan Bidin. Begitu mendapati identitas rekan-rekannya itulah, petugas langsung menuju ke rumah masing-masing tersangka. Di situ, petugas mendapati tak hanya sabu-sabu tetapi juga pil logo Y. 

Barang bukti yang diamakan dari para pelaku, berupa 89 pil koplo, delapan paket sabu-sabu dengan berat masing-masing 0,27 gram, sebuah timbangan elektrik, dua buah sedotan serta dua buah handphone. Para tersangka pun kemudian dikeler ke Mapolres Pasuruan,untuk pemeriksaan. 

Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono meyakinkan, perang terhadap narkoba memang terus didengungkannya. “Kami akan terus memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Kami juga akan mengembangkan kasus ini, termasuk mengejar RN masih dalam DPO,” sampainya. 

Keempat tersangka dijerat pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo pasal 197 subsider 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya, bisa 10 tahun penjara.

(br/one/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia