Kamis, 24 Aug 2017
radarbromo
Pandaan

Kebut Pelebaran Jalur Surabaya-Malang Agar Selesai Akhir Tahun

Jumat, 11 Aug 2017 08:05 | editor : Fandi Armanto

LEMBUR: Pekerja di lokasi proyek jalan nasional ruas Sukorejo-Purwosari bekerja, Rabu (9/8) malam.

LEMBUR: Pekerja di lokasi proyek jalan nasional ruas Sukorejo-Purwosari bekerja, Rabu (9/8) malam. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

PANDAAN - Proyek pelebaran ruas jalan nasional di jalur Surabaya-Malang tepatnya di sepanjang Purwosari-Sukorejo, kini tengah dikebut. Percepatan proyek ini terlihat dari pengerjaan yang dilakukan hingga malam hari. 

Setidaknya itu terpantau Jawa Pos Radar Bromo saat melintasi ruas Karangsono, Sukorejo hingga Sengonagung, Purwosari. Sepanjang jalan itu, banyak pekerja yang lembur, untuk menyelesaikan proyek ini.

Supriyanto selaku koordinator lapangan BPJN 8 wilayah Malang mengatakan, pihaknya memang mempercepat proyek pelebaran jalan nasional yang menjadi jalur Surabaya-Malang. Bukan hanya di sepanjang Purwosari-Sukorejo. “Tapi ada tiga titik yang dikerjakan fisiknya saat ini. Lebih dulu start di depan Taman Dayu, Pandaan dan Purwosari – Sukorejo. Sisa lainnya Karangsono – Sengonagung ini,” katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, Kamis (10/8).

BELUM TUNTAS: Jalan di Sukorejo yang kini sudah dilebarkan.

BELUM TUNTAS: Jalan di Sukorejo yang kini sudah dilebarkan. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Khusus di Karangsono – Sengonagung ini, fisiknya berupa pengaspalan hotmix, pembuatan saluran beton dan pasangan batu. Serta marka jalan. Pengerjannya merupakan tergolong dalam paket long segmen antara Sidoarjo-Purwosari-Malang-Kepanjen. Proyeknya dibiayai APBN sekitar Rp 15 miliar, dari total anggaran yang ada sebanyak Rp 23 miliar.

Adapun pelaksananya dilapangan, kata Supriyanto, dikerjakan PT Nugroho Lestari dari Malang, yang sudah ditentukan melalui proses lelang di pusat. 

Sementara itu, untuk depan Taman Dayu, Pandaan dan Purwosari – Purwodadi. Hanya pelebaran jalan, sekaligus pengaspalan, pembuatan saluran beton, peninggian median dan pengecatan marka. Untuk sesi ini, total anggarannya mencapai Rp 21 miliar, yang diambilkan dari APBN tahun 2017. Adapun sebagai pelaksana proyek ialah PT Feva Indonesia dari Surabaya.

“Pekerjaan fisiknya untuk Karangsono – Sengonagung progresnya sudah mencapai sekitar 60 persen. Targetnya tuntas maksimal Desember mendatang, atau sebelum akhir tahun,” katanya.

(br/zal/fun/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia