Senin, 21 Aug 2017
radarbromo
Politik

Jika Nekad Memutasi, Ini Sanksi Bagi Petahana yang Maju Pilkada

Selasa, 08 Aug 2017 08:30 | editor : Radfan Faisal

(Ilustrasi)

KRAKSAAN - Terkait aturan bagi incumbent yang akan maju lagi dalam Pilkada 2018, hal senada disampaikan Ketua KPU Kabupaten Probolinggo HM Zubaidi. Bupati Tantri maupun Wakil Bupati Timbul Prihanjoko, akan dibatalkan pencalonannya jika melakukan mutasi setelah 11 Agustus 2017.

“Penetapan pasangan calon sesuai jadwal akan dilaksanakan pada 12 Februari 2018. Jadi, enam bulan sebelumnya, berarti terakhir tanggal 11 Agustus 2017 boleh melakukan pergantian jabatan atau pelantikan,” terangnya. Kabarnya, karena aturan inilah, proses seleksi sekda yang kosong setelah ditinggal wafat Nawi, sekda sebelumnya, dipercepat.

Bagaimana dengan Bupati Tantri maupun Wabup Timbul yang masa kepemimpinannya berakhir sebelum pilkada digelar? Terkait hal ini, aturan larangan memutasi pejabat tetap berlaku.

Karena kepemimpinannya berakhir sebelum pilkada, maka Tantri dan Timbul tidak perlu cuti. “Pelaksanaan kampanye pilkada tahun depan, diperkirakan akan berlangsung setelah masa jabatan Ibu Bupati Tantri berakhir. Jadi, tidak perlu mengajukan cuti atau sebagainya. Karena sudah tidak menggunakan fasilitas negara,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (7/8).

(br/mas/rf/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia