Sabtu, 22 Jul 2017
radarbojonegoro
Ekonomi

Kafe Outdoor Sambut Kemarau

Kamis, 13 Jul 2017 06:05 | editor : M. Abdul Hafid

OPTIMISTIS: Salah satu kafe dengan konsep luar ruangan yang menyambut musim kemarau.

OPTIMISTIS: Salah satu kafe dengan konsep luar ruangan yang menyambut musim kemarau. (Yudha Satria Adiatma/Radar Tuban)

TUBAN – Bisnis kafe kian prospektif. Itu terlihat dari terus munculnya kafe-kafe baru hingga ke wilayah pinggiran. Para owner kafe pun bersaing dengan berbagai inovasi. Kafe di pinggiran menjual view atau pemandangan khas pedesaan yang tidak dimiliki kafe yang berdiri di kawasan kota. Kafe outdoor di wilayah pinggiran pun dinilai lebih menarik konsumen karena inovasi tersebut.

Kini, kafe konsep ruangan terbuka optimistis mendongkrak pasar, karena memasuki musim kemarau. Sujono Ali, pemilik Kafe Kampung Sam Arinabff, mengatakan, konsep outdoor diminati karena konsumen sektor bisnis tersebut masih didominasi oleh muda-mudi dan keluarga. Sehingga, set tempat yang menarik untuk dipandang menjadi nilai lebih tersendiri.

Konsep outdoor sebenarnya bukan hal baru yang ditawarkan pemilik kafe. Namun, kendala konsep tersebut hanya bisa digunakan ketika musim kemarau. Sewaktu musim hujan, tentu kafe di dalam ruangan menjadi pilihan untuk berteduh konsumen. Menjelang kemarau, kafe optimistis konsumen menjujuk tempat tongkrongan tersebut. ’’Kalau kemarau pemandangan bisa terlihat jelas dan pengunjugn tidak perlu takut kehujanan,’’ jelas dia.

Terobosan tersebut terbukti mengerek konsumen untuk datang. Itu karena, konsumen kafe atau rumah makan saat ini lebih sering menghabiskan waktunya untuk foto selfie ketika nongkrong. Tidak hanya anak muda, kegemaran foto selfie di tempat baru juga datang dari konsumen keluarga. ’’Sekarang zamannya tempat tongkrongan terbuka seperti ini. Soalnya bisa lebih sejuk, karena langsung bersinggunan alam,’’ tutur Jono.

Dosen hukum Universitas Sunan Bonang (USB) Tuban itu mengatakan, selain bersaing menu, kafe harus inovatif bersaing dari fasilitas. Sehingga, konsep semioutdoor itu dikatakan dia hanya sebagai salah satu bentuk usaha pemilik kafe menyajikan hal baru. ’’Kalau sepenuhnya tertutup di dalam ruangan kurang asyik. Kalau sepenuhnya outdoor, repot kalau hujan,’’ terangnya. (yud/haf)

(bj/haf/haf/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia