Rabu, 26 Jul 2017
radarbanyuwangi
Sports

Ajukan Dana Porkab, KONI Minta Back Up Dewan

Senin, 17 Jul 2017 13:05 | editor : Ali Sodiqin

TUNGGU ANGGARAN: Bola voli termasuk cabang olahraga yang siap mengikuti Porkab Banyuwangi, September nanti.

TUNGGU ANGGARAN: Bola voli termasuk cabang olahraga yang siap mengikuti Porkab Banyuwangi, September nanti. (NIKLAAS ANDRIES/RaBa)

BANYUWANGI – Sesuai jadwal, dua bulan lagi multieven olahraga tingkat kabupaten yang bertajuk Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) akan digelar. Hingga kini, kebutuhan dana cabor yang diajukan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2017 ini masih terus diupayakan pengurus KONI Banyuwangi.
Berdasarkan proposal yang diajukan seluruh cabor yang akan ikut dalam Porkab, dana yang dibutuhkan mencapai Rp 3,4 miliar. Termasuk di dalamnya kebutuhan sekretariat KONI. Kebutuhan itu kemudian dikaji ulang oleh KONI hingga menyentuh angka Rp 2 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan Porkab yang rencananya digelar 9-13 September mendatang.
Sekretaris KONI Banyuwangi, Mukayin mengatakan, sejak Mei lalu, KONI sudah mengajukan proposal kebutuhan Porkab ke Dispora Banyuwangi. KONI berharap, proposal tersebut bisa disetujui dan dimasukkan dalam PAK tahun ini. Mengingat even Porkab sendiri menjadi kegiatan yang akan melibatkan seluruh cabor yang menjadi anggota KONI.
Even tersebut diharapkan menjadi momen yang tepat untuk memberikan wadah kegiatan cabor dan masyarakat Banyuwangi untuk bisa melihat perkembangan cabor anggota KONI pada saat ini. “24 Cabor siap menyelenggarakan. Tinggal nanti bagaimana pemerintah bisa memfasilitasi proposal yang kami ajukan. Kabupaten lain sudah menyelenggarakan Porkab lebih dari sekali. Kita baru akan menyelenggarakan,” terang Mukayin.
Selain mengajukan melalui Dispora, Mukayin mengatakan, KONI juga meminta pendampingan kepada anggota DPRD Banyuwangi agar kebutuhan dana Porkab dalam PAK bisa dibantu agar terealisasi. “Kita sempat diusulkan menggunakan dana hibah pembinaan cabor. Tapi itu kan sudah ada keperluannya sendiri. Dan, sudah terdaftar di NPHD sesuai dengan proposal pengajuan kegiatan tahunan cabor. Jadi kita juga mencoba jalan lain supaya bisa direalisasikan,” tegas Mukayin.
Anggota Dewan Kehormatan KONI Banyuwangi, Joni Subagyo sebelumnya mengatakan, dirinya akan membantu mengawal kebutuhan dana Porkab agar bisa dibiayai melalui PAK tahun ini. Upaya pengurus baru KONI yang terus mengembangkan olahraga di Banyuwangi, menurutnya, perlu diapresiasi dan didukung agar bisa terus berkembang. “KONI dan cabor kan sudah berjuang untuk Banyuwangi. Jadi pemerintah juga harus bisa mendukung,” ujar Joni saat ditemui di Kantor KONI Banyuwangi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi mengatakan, pada prinsipnya pemerintah mendukung program ini. Tinggal bagaimana nanti ke depan koordinasi antar KONI dan Dispora untuk membicarakan perencanaan kegiatan tersebut.
Tetapi, Wawan juga menyarankan agar KONI menyiapkan diri, seandainya kebutuhan dana Porkab tidak bisa tercover dalam PAK. Dia memberikan solusi jika cabor-cabor yang seluruhnya mempunyai agenda kejuaraan atau kegiatan bisa menyelenggarakan secara bersama-sama. Sehingga dapat dikemas juga layaknya sebuah Porkab.
“Dana hibah untuk pembinaan sebelumnya sudah memiliki ploting untuk pembinaan cabor. Jadi kalau bisa disusun menjadi kegiatan bersama di tempat yang sama kan juga bisa,” jelas Wawan. (fre/als)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia