Sabtu, 29 Jul 2017
radarbanyuwangi
Ekonomi Bisnis

Produksi Menurun, Harga Kopi Lokal Naik

Senin, 17 Jul 2017 09:10 | editor : Ali Sodiqin

KOPI LOKAL: Minimnya produksi membuat harga kopi lokal di Banyuwangi mulai naik.

KOPI LOKAL: Minimnya produksi membuat harga kopi lokal di Banyuwangi mulai naik. (KRIDA HERBAYU/RABA)

SONGGON – Tingkat produksi kopi lokal di Banyuwangi pada masa panen kali cenderung menurun. Bahkan, prosentase produksi menurun hingga 30 persen jika dibandingkan masa panen tahun lalu. Minimnya hasil produksi itu membuat harga kopi merangkak naik.

Seperti yang diungkapkan salah satu pengepul kopi lokal asal Desa/Kecamatan Songgon, kemarin. Dia mengatakan, bahwa saat ini tengah memasuki masa panen. Cuma, masa panen saat ini jauh lebih menurun dari tahun lalu.

Dia mengaku bahwa saat ini hanya sanggup mendapatkan rara-rata 5 ton dalam setiap pekan. Itu jauh lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. ‘’Biasanya rata-rata 15 ton. Sekarang menurun,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Karena pasokan kopi mentah dari petani melorot membuat harganya terkerek naik. Apalagi, saat ini tingkat konsumsi kopi semakin tumbuh subur di pasaran. ‘’Naik dua sampai tiga ribuan. Sekarang harganya Rp 26 ribu perkilogram,’’ jelasnya.

Dia  menjelaskan, bahwa minimnya pasokan dari petani itu memang hal yang wajar. Adalah kondisi cuaca yang terus diguyur hujan membuat tingkat produksi menurun. ‘’Kalau produksi kopi turun memang harganya selalu naik,’’ bebernya.

Selama ini, harga kopi mentah memang tidak terlalu naik signifikan. Artinya, kenaikan yang terjadi pada musim panen kali ini masih dianggap hal yang wajar. ‘’Kalau waktu panen raya memang biasanya harganya turun. Kalau sekarang memang tidak sedang panen raya,’’ bebernya.

Perlu diketahui, bahwa masa panen untuk kopi berlangsung selama empat bulan. Tanaman kopi rutin dipanen setiap tahun. ‘’Memang sekarang ini harganya sedang bagus,’’ pungkasnya. (ton/als)

(bw/anf/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia