Rabu, 26 Jul 2017
radarbanyuwangi
Sports

Dua Gol Sundulan PSIL Tahan Imbang Persewangi

Kamis, 13 Jul 2017 10:15 | editor : Ali Sodiqin

Harapan Persewangi Banyuwangi (PB) untuk memperoleh kemenangan di kandang pada lanjutan Liga 2 Asprov PSSI Jatim melawan PSIL Lumajang pupus di menit ke-56 dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Diponegoro, Rabu (12/7).

Harapan Persewangi Banyuwangi (PB) untuk memperoleh kemenangan di kandang pada lanjutan Liga 2 Asprov PSSI Jatim melawan PSIL Lumajang pupus di menit ke-56 dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Diponegoro, Rabu (12/7). (RENDRA KURNIA/RaBa)

BANYUWANGI – Harapan Persewangi Banyuwangi untuk memperoleh kemenangan di kandang pada lanjutan Liga 2 Asprov PSSI Jatim melawan PSIL Lumajang pupus di menit ke 56 dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Diponegoro, Rabu (12/7). Sundulan dari gelandang PSIL Lutfi Ardiansyah membuat kedudukan yang sebelumnya dipimpin Persewangi Banyuwangi (PB) berubah seketika menjadi 2:2.

Gol ini pun tercipta sama dengan proses terciptanya gol pertama PSIL ke gawang Kiper PB, Andri Setiawan. Berawal dari umpan set piece yang dilepaskan dari pinggir lapangan, Andri pun terpaksa memungut bola dari gawangnya karena tidak mampu mengantisipasi arah bola. Hasil ini pun membuat pelatih PB, Ribut Santoso berang. Usai pertandingan, dia mengatakan bahwa sangat kecewa dengan hasil yang ada.

Bagaimana tidak, selain gol yang tercipta dengan cara yang sama, para pemainnya dianggap tidak bermain layaknya tim. Mereka seolah lebih mengedepankan permainan individu sehingga membuat serangan PB kurang maksimal. “Instruksi pelatih tidak dijalankan dengan baik. Belum lagi kipper tadi terlalu banyak menunggu bola, jadi kita bisa kecolongan gol dengan cara yang sama,” kata Ribut.

Atas hasil itu, Ribut mengaku akan mengevaluasi permainan dari timnya. Apalagi akhir pekan ini mereka harus melawat ke Situbondo untuk bertemu PSSS. “Nanti formasi yang kita turunkan tidak jauh beda. Tapi kita akan lakukan perbaikan. Jangan sampai bertanding seperti ini lagi,” kata Ribut dengan nada kecewa.

Jalannya pertandingan sendiri sebenarnya cukup menarik, kedua tim terlihat sering melakukan jual beli serangan. Baik PB maupun PSIL sama-sama bermain terbuka. Persewangi sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui sundulan striker PSIL, Ahmad Junaedi. Tak lama kemudian Imam Bandaniji menyamakan kedudukan setelah mengecoh penjaga gawang PSIL Agit Sogot.

Di babak kedua, Imam kembali menceploskan bola ke gawang Agit dan membuat Gol kedua untuk keunggulan PB. Sayangnya kesalahan yang sama tidak bisa diantisipasi Andri di babak kedua. Gagal mengantisipasi sundulan dari gelandang PSIL, Andri pun kembali memungut bola dari gawangnya. Setelah terciptanya gol kedua, pertandingan justru menjurus semakin keras.

Tercatat total empat kartu kuning dikeluarkan wasit Zainul Arifin selama babak kedua untuk kedua tim.  Kedua tim juga sama-sama memperoleh peluang bagus untuk menambah gol. Sayangnya hingga akhir babak kedua, gol tak kunjung tercipta. “Anak-anak bermain bagus sore ini. Kita susah payah meraih hasil ini. Untuk terjadinya gol, kebetulan teknik itu memang sering kita latih,” ujar Pelatih PSIL, Rudi hariyanto.(fre)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia