Jumat, 28 Jul 2017
radarbanyuwangi
Edukasi

103 Siswa Lolos Seleksi, Hanya 87 yang Daftar Ulang

Rabu, 12 Jul 2017 02:00 | editor : Ali Sodiqin

CARI NAMA: Beberapa calon siswa mengecek nama yang terdaftar di papan pengumuman SMAN 1 Wongsorejo, pagi Senin (10/7).

CARI NAMA: Beberapa calon siswa mengecek nama yang terdaftar di papan pengumuman SMAN 1 Wongsorejo, pagi Senin (10/7). (KRIDA HERBAYU/RABA)

WONGSOREJO - Minat siswa untuk sekolah di SMAN  1 Wongsorejo ternyata juga masih minim. Lihat saja, dari 103 pendaftar yang lolos, yang daftar ulang hanya 87 siswa.
Untuk memenuhi pagu 133, panitia PPDB membuka pendaftaran online tahap kedua. Untuk SMAN 1 Wongsorejo, pada hari pertama yang sudah mendaftar enam orang. “Kami masih menunggu siswa yang akan mendaftar. Karena pendaftaran PPDB online dibuka selama dua hari,” ungkap Sukardi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Wongsorejo.
Terkait kekurangan pagu, pihak SMAN 1 Wongsorejo sudah melayangkan surat ke
Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Banyuwangi. “Masih belum ada konfirmasi dari pihak Dinas Pendidikan,” ujar Sukardi.
Sukardi menambahkan, pihaknya masih menunggu calon siswa yang tidak terdaftar di SMAN 1 Giri dan SMAN 1 Glagah. "Dari 103 siswa yang diterima, hanya 87 siswa yang mendaftar ulang. Sisanya hilang tidak kembali lagi,” ucapnya.
Pihaknya optimistis jumlah pagu yang tersisa bakal terpenuhi. “Para calon siswa sekarang ini merupakan korban sistem. Mereka belum tahu benar tentang sistem PPDB yang diberlakukan sekarang ini,” tandas Sukardi.
Menurut Sukardi, diduga para calon siswa masih bingung dengan sistem PPDB online. Sebab,  pendaftar harus menunggu munculnya nama mereka di sekolah yang mereka pilih pertama kali. Selanjutnya, siswa tidak boleh mencabut berkas apabila namanya belum tercantum di sekolah tersebut.
Orang tua dari para calon pendaftar pun juga banyak yang belum paham dengan sistem PPDB online. “Saya tidak begitu mengerti dengan sistem online. Semua itu anak saya yang tahu, kami sebagai orang tua hanya bisa memberi masukan saja,” ungkap Mardi, 40, orang tua calon siswa. (cw2/aif)


    

(bw/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia