Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali United

Pindah Ke PSIM, Martinus Sekalian Fokus Kuliah

2017-04-05 17:50:00

Pindah Ke PSIM, Martinus Sekalian Fokus Kuliah

SIAP DIPINJAMKAN: Martinus Novianto (kanan) dikawal pemain Celebest FC Murdaim. Dalam uji coba di lapangan Trisakti, Legian (3/5). (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

RadarBali.com- Terkait keinginan pelatih dana manajemen Bali United yang ingin meminjamkan pemain mereka ke klub lain, ada satu nama yang sudah mulai santer terdengar untuk pidah. Dia adalah penyerang sayap Bali United Martinus Novianto. Kabarnya, Martinus ingin dipinjamkan ke klub PSIM Mataram Jogjakarta.

Wacana ini sepertinya benar adanya. Ketika ditemui usai latihan Bali United kemarin, Martinus Novianto tidak menampik hal tersebut.

Namun keinginan pemain yang lama absen karena cedera tulang bahu, itu untuk pindah ke PSIM karena keinginan sendiri, sedikit disangga Martinus.

“Bagaimana ya. Nanti di sana (PSIM, Red) kan saya juga sekalian bisa kuliah. Tapi maksudnya ini belum pasti kan apakah dipinjamkan atau tidak. Saya juga menghargai Bali United. Itu adalah kemungkinan terburuknya kalau seandainya tim pelatih yang menginginkan,” beber Martinus yang juga berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini.

Apakah ini juga terkait keinginan Martinus yang ingin bermain regular? Dirinya tidak bisa membenarkan dan tidak menyalahkan hal tersebut. “Kalau keinginan, saya juga ingin di Bali (Bali United, Red) mas. Siapa sih yang ngga ingin main di Liga 1?,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajer PSIM Mataram Jogjakarta Agung Damar Kusumandaru membenarkan keinginan Martinus untuk dipinjamkan ke Laskar Mataram – julukan PSIM Jogjakarta. Namun, pihaknya masih belum menerima kabar apapun dari Manajemen Bali United.

“Belum, kami belum mendapatkan kabar apapun dari Bali United. Saya hanya sebatas mendengar saja keinginan Martinus. Tetapi kalau kami menindaklanjuti dan Manajemen Bali United tidak OK ya sama saja kan?,” terangnya.

Pria yang juga berstatus sebagai Anggota DPRD Kota Jogjakarta ini juga mendengar jika Martinus memang berkeinginan untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler.

Memang selama berada di Bali United, Martinus masih belum mendapatkan tempat utamanya.

Apakah pihaknya akan bergerak cepat untuk segera meminjamkan Martinus, semisal menghubungi CEO Bali United Yabes tanuri? Kemungkinan Agung Damar tidak akan melakukan hal itu.

“Kami belum kearah sana. Masih banyak yang perlu diperhatikan dan bukan hanya sekadar menghubungi saja,” beber Agung Damar.

Dia juga melihat bagaimana nilai kontrak yang didapatkan Martinus di Bali United. Apalagi Martinus dikontrak jangka panjang.

 “Misalnya masalah salary. Pastinya kami juga melihat kemampuan kemuangan kami juga. Bisa saja nilai kontrak Martinus tinggi karena dia dikontrak jangka panjang,” jelasnya.

Dia menilai, seharunya Martinus yang proaktif terkait hal ini. Agung Damar menilai, Martinus haru lebih dulu membicarakan masalah ini ke Manajemen Bali United.

“Kami disini sifatnya hanya menunggu saja. Dia yang harus proaktif. Lagipula kami juga sudah memiliki pemain dan penyerang juga,” ucapnya.

Meskipun demikian, dia tidak memungkiri jika ada ketertarikan PSIM untuk memakai jasa Martinus.

Sejauh ini juga PSIM masih mencari satu pemain lagi untuk mengarungi Liga 2. Sejauh ini, PSIM sudah memiliki 24 pemain.

“Clue-nya di sana saja. Kami butuh. Tidak bisa dipungkiri karena Martinus adalah pemain asli Jogja mas. Kami juga mencari pemain yang bertipikal menyerang seperti Martinus,” jelasnya.

Di sisi lain, Pelatih Bali United Hans Peter Schaller mengatakan jika belum ada pemikiran untuk meminjamkan Martinus ataupun pemain lainnya.

“Pemain muda bagus untuk Bali United. Mereka masih bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain lebih banyak lagi. Mereka masih bisa berkembang seperti Martinus. Soal itu, tergantung kami berdiskusi dengan manajemen dulu,” terang Peter Schaller. (lit/han)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia