Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali Dwipa

Lantaran Cemburu, Bule Rusia Dipukuli Pacar Sampai Babak Belur

2017-04-01 17:00:00

Lantaran Cemburu, Bule Rusia Dipukuli Pacar Sampai Babak Belur

LUKA-LUKA: Korban menunjukan bekas luka setelah dianiaya kekasihnya kemarin. (Istimewa)

RadarBali.com – Seorang turis asal Rusia, Anna Filippova, 33, babak belur dianiaya kekasihnya sendiri. Pelaku adalah Laszlo, 38, berkebangsaan Hungaria.

Kasus penganiayaan itu sudah dilaporkan korban ke Polsek Kuta. Kepada polisi, korban mengaku dianiaya kekasihnya saat berada di Dream Bali Villa, Jalan San Remuku Gang Drona Nomor 10E, Seminyak, Kuta, Badung.

Diduga, pemukulan itu terjadi karena terlapor cemburu. “Awalnya korban dimarahi karena datang ke bar tempat kerja pelaku. Saat itu korban dituduh terlapor berselingkuh,” jelas pengacara korban, Daniar Trisasongko, Jumat (31/3).

Pasca dimarahi di bar diskotek, lanjut Daniar, kliennya lalu pulang ke vila dan tidur. Sekitar pukul 05.00 Wita, terlapor pulang dan langsung membangunkan wanita asal Rusia tersebut sambil memukuli bibirnya berulang-ulang. Insiden itu mengakibatkan bibir bawah kirinya luka robek mengeluarkan darah hingga pelapor pingsan.

Sekitar pukul 08.30 Wita, pelapor tersadar lalu berusaha menemui pria Hungaria tersebut untuk mempertanyakan kenapa dirinya dianiaya seperti itu. Saat terbangun dari tidurnya, terlapor justru mengusir kekasihnya itu.

Tak menggubris perkataan korban, Owner Opivm ini justru mendorong korban sambil memutar badannya lalu menendang paha kiri hingga korban mengalami luka memar.

Korban sempat melawan perlakuan tersebut namun terlapor malah naik pitam. Korban didekati dan langsung ditampar dan dipukuli  menggunakan tangan kosong berkali-kali di wajahnya.

“Akibat kejadian itu mengakibatkan batang hidung klien saya patah dan mengeluarkan darah. Baik dari hidung dan bibir,” tuturnya. “Kami berharap pihak kepolisian segera menangani kasus tersebut karena murni tindak pidana penganiayaan,” imbuhnya.

Selanjutnya insiden ini dilaporkan ke Polsek Kuta dengan nomor pengaduan  STPL / 193 / III / 2017 / BALI/ RESTA DPS / SEK KUTA, beserta visum dokter.

Kapolsek I Wayan Sumara yang dikonfirmasi terpisah mengaku, pihaknya belum mendapatkan laporan dari penyidik terkait kasus tersebut. “Saya cek laporannya, nanti akan dikabari perkembangan penyidikannya,” tuturnya.

Sementara Kasubag Humas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan laporan penganiyaan tersebut. “Benar ada laporan itu, saya koordinasi dulu sama Polsek Kuta,” singkatnya. (dre/dot)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia