Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali Utama

Laah... Istri Bandar Tewas Berlumur Darah, Suami Ngaku Tak Tahu

2017-03-21 07:00:00

Laah... Istri Bandar Tewas Berlumur Darah, Suami Ngaku Tak Tahu

OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah kejanggalan atas tewasnya korban Yuniati. (Istimewa)

RadarBali.com – Warga Denpasar Selatan digegerkan dengan temuan jasad wanita asal Malang, Jawa Timur, bernama Yuniati, 24. Korban tewas berlumuran darah di dalam toilet tempat kosnya di Jalan Kutat Lestari Nomor 2G, Sanur, Minggu (19/3) pagi sekitar pukul 08.00.

Dari hasil oleh TKP, diduga korban tewas dibunuh. Sayangnya, sang suami yang diketahui sebagai bandar judi bola adil di Pasar Wates mengaku tidak tahu menahu tewasnya sang istri.

Menurut sumber Jawa Pos Radar Bali, kasus tersebut dilaporkan pemilik kos IB Made Arjana, 62, ke Mapolsek Denpasar Selatan usai korban dibawa ke RS Sanglah dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Di lain sisi, kepolisian mendapat kabar dari RS Sanglah, suami korban IB Made Suantara minta jenazah istrinya dikeluarkan dari ruang jenazah untuk dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Sukodono, Kecamatan Tirtoyudo, Malang.

Karena tidak membawa surat keterangan dari kepolisian, IB Made Suantara diarahkan membuat surat keterangan. Sayang, surat tersebut belum bisa diberikan karena dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat banyak kejanggalan.

Yakni ditemukan bercak darah di lantai kamar, tempat tidur, dan lantai kamar mandi. Juga ditemukan 10 biji kapas yang berisi bercak darah, pecahan kaca, dan satu buah pisau berisi bercak darah.

“Ada indikasi Yuniati korban pembunuhan,” ujar sumber. Saat dimintai keterangan penyidik, suami korban IB Made Suantara mengatakan, Sabtu (18/3) pukul 15.00, usai bangun tidur dia langsung menuju ke Pura Agung untuk gotong royong.

Namun, tidak jadi karena gotong royong telanjur selesai. Saksi kemudian kembali ke Griya Jala Sekuta untuk ganti pakaian. Sekitar pukul 19.00, saksi menghadiri rapat di Banjar Dangin Peken Sanur Kauh

Namun, sekitar pukul 21.23 saksi mendahului pulang ke griya. Berikutnya menuju ke kos korban untuk mengambil kunci gembok.

Saat masuk kamar kos, saksi kaget mendapati istrinya tengkurap di lantai hanya memakai handuk. Dibantu tetangga kos, korban kemudian dilarikan ke dokter setempat. Baru kemudian ke RS Sanglah.

“Jadi, dia mengaku tak tahu menahu apa yang terjadi dengan istrinya,” paparnya.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan membenarkan terjadinya kasus tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

“Diduga Yuniati jadi korban tindak pidana. Diduga lho ya. Hal ini berdasar kejanggalan yang ditemukan di TKP. Seperti ditemukannya bercak darah. Kami juga masih mendalami kesaksian suami korban,” ujar Kompol Reinhard Nainggolan.

Menurutnya, meski suami korban mengaku tidak tahu menahu, namun berdasar keterangan tetangga kos, sempat terjadi keributan di tempat kejadian perkara.

“Ada saksi yang mengaku sempat mendengar korban berteriak meminta tolong. Saat ini kita masih menunggu persetujuan pihak keluarga untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban,” pungkasnya. (dre/mus)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia