Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali Utama

Tidak Ada Lagi Laporan, Status KLB Meningitis Dicabut

2017-03-20 08:30:00

Tidak Ada Lagi Laporan, Status KLB Meningitis Dicabut

Ilustrasi (dok JPNN)

RadarBali.com  -  Setelah sepekan lebih berlangsung, status Kejadian Luar Biasa (KLB) bakteri Meningitis Streptococcus Suis (MSS) akhirnya berakhir.

Hal ini menyusul tidak lagi ada laporan kasus serupa dalam beberapa hari terakhir. KLB pertama kali ditetapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung, setelah 19 orang di Desa Sibang Gede, Abiansemal, mengalami gejala sakit suspect MSS.

Astungkara, hari raya Nyepi dan Galungan sudah dekat, tidak adanya laporan kasus. Maka, KLB MSS sudah dicabut dan berakhir,” tegas Kepala Diskes Provinsi Bali, Ketut Suarjaya kepada Jawa Pos Radar Bali, kemarin (19/3).

Suarjaya kembali menegaskan, meski sudah tidak ada lagi kasus MSS, masyarakat diminta tetap hati-hati dalam mengonsumsi daging babi.

Daging harus dimasak sempurna sebelum dimakan. Suarjaya mengungkapkan, selama ini masyarakat telah salah persepsi menerjemahkan KLB.

Masyarakat menganggap KLB adalah wabah penyakit. Padahal, KLB dengan wabah tidak sama.

Wabah adalah kejadian  berjangkitnya suatu penyakit menular dalam masyarakat.

Jumlah penderitanya meningkat secara nyata pada waktu dan adaerah tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka.

Sementara KLB adalah peningkatan angka suatu kasus dalam periode waktu yang sama. Misalnya, jelas Suarjaya, tahun 2014 silam terdapat tiga kasus MSS di Buleleng.

Dalam periode yang sama tahun 2017 muncul kasus serupa, tapi jumlahnya melonjak menjadi 40 kasus.

“Semoga tidak ada lagi muncul kasus MSS atau bakteri lain. Semoga ini bisa menjadi pelajaran kita bersama,” tukas pria asal Buleleng itu.

Meski sudah tidak ditemukan kasus, Diskes tetap belum membubarkan tim pemantau. Tim pemantau tetap bekerja dengan membuat laporan update tiga kali sehari. (san/pit)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia