Minggu, 20 Aug 2017
radarbali
Politik

Nasdem Mantap Pinang Rai Mantra, Klaim Rekomendasi Tanpa Mahar Politik

2017-03-12 07:00:00

Nasdem Mantap Pinang Rai Mantra, Klaim Rekomendasi Tanpa Mahar Politik

IB Oka Gunastawa, Ketua DPW Nasdem Bali (dok Radar Bali)

RadarBali.com  – Berbeda dengan partai lain yang masih berkutat melakukan survei bakal calon, Partai Nasdem selangkah mendahului. Partai Nasdem melakukan manuver taktis dengan menurunkan rekomendasi calon gubernur Bali.

Rekomendasi tersebut jatuh pada IB Rai Dharmawijaya Mantra. Sosok wali kota Denpasar itu diyakini mampu bertarung dan memenangkan Pilgub Bali 2018.

“Rekomendasi mengusung Rai Mantra sebagai calon gubernur sudah di tangan DPW Nasdem Bali. Kami tinggal atur waktu dan hari baik, untuk menyampaikan surat rekomendasi pada Rai Mantra,” ungkap Ketua DPW Nasdem Bali, IB Oka Gunastawa disela peresmian kantor baru DPD Nasdem Kota Denpasar, Sabtu (11/3) kemarin.

Gunastawa menegaskan, restu DPP terhadap Rai Mantra sekaligus menjadi mandat untuk memenangkan Pilgub Bali 2018 mendatang.

Ditanya alasan memilih Rai Mantra sebagai calon gubernur, Gunastawa menyebut berdasar hasil penjaringan suara di internal partai Nasdem, semua jajaran pengurus memilih Rai Mantra.

Dari tingkat DPD kabupaten/kota se-Bali satu suara memilih Rai Mantra. Selain itu, dari 57 pengurus tingkat kecamatan juga menginginkan Rai Mantra.

Bahkan, lanjut Gunastawa, hingga level ranting kompak satu suara memilih Rai Mantra. Selain itu, lanjut Gunastawa, sosok Rai Mantra dianggap bisa membawa perubahan pada Bali.

Atas dasar hal itu partai mantap memilih Rai Mantra untuk merebut kursi Bali satu. “DPP sudah menyatakan Bali membutuhkan Rai Mantra. Gayung bersambut, Rai Mantra sudah menyatakan siap sedia maju,” tukasnya.

Terkait wakil yang akan mendampingi Rai Mantra, Gunastawa mengatakan bahwa partai tidak melakukan intervensi. Partai Nasdem menyerahkan sepenuhnya wakil kepada Rai Mantra.

“Kami hanya merekomendasikan gubernur. Soal wakil, biar calon gubernur yang pilih sendiri. Siapa yang dianggap cocok untuk bekerja,” paparnya.

Gunastawa tak menampik bila rekomendasi Nasdem terhadap Rai Mantra terkesan cepat dan mendahului. Hal itu karena Nasdem tidak melakukan transaksi politik.

Nasdem murni mengusung Rai Mantra karena ingin melihat Bali berubah lebih baik. “Jangan heran kalau rekomendasi kami cepat, karena kami tidak kenal mahar atau ongkos politik. Yang bikin rekomendasi lama biasanya kan ada mahar politik,” selorohnya lantas tertawa. “Sepeser pun kami tidak menerima dan tidak menginginkan uang dari Rai Mantra,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Kota Denpasar, Dewa Nyoman Budiasa menyatakan kantor baru Nasdem di Jalan Merdeka sekaligus menjadi posko pemenangan Rai Mantra.

Namun, posko pemanangan ini akan terus disebar hingga tingkat desa. “Ibarat motor, kami tidak punya gigi mundur. Kami tahunya maju terus. Kami komitmen dan akan terus maju mendukung Rai Mantra,” ujarnya.

Langkah selanjutnya Nasdem yaitu menghimpun kekuatan politik. DPW Nasdem Bali sudah berkomunikasi dengan Gerindra. Bahkan, komunikasi dengan Gerindra sudah cukup intensif dilakukan. Namun sampai saat ini belum ada kesepakatan hitam di atas putih. 

Hal senada disampaikan AA Ngurah Widiada, satu-satunya anggota DPRD Kota Denpasar dari Nasdem. Widiada menyatakan komitmen mendukung Rai Mantra maju sebagai gubernur karena dianggap mempunyai elekbilitas dan kapabilitas. “Sekali maju kami tidak akan mundur,” kata politisi asal Peguyangan itu.(san/dot)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia