Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali United

Skuad BU Pakai Rompi Khusus, Diklaim Tingkatkan Performa Pemain

2017-03-10 10:30:00

Skuad BU Pakai Rompi Khusus, Diklaim Tingkatkan Performa Pemain

TEKNOLOGI BARU: Gelandang Bali United Taufiq mengenakan skin tight vest. (Alit Binawan/Radar Bali)

RadarBali.com - Bali United terus membuat terobosan di bawah coach Hans Peter Schaller. Bukan menyangkut filosofi atau strategi, melainkan penggunaan teknologi baru yang digunakan Bali United selama latihan.

Skin tight vest (STV) akronim the man bra adalah teknologi baru yang digunakan Bali United. Rompi ketat yang biasa digunakan pesepakbola Eropa dan Australia dari GPSport ini diklaim memiliki fungsi membantu kinerja pesepakbola.

Tentu Bali United selangkah lebih maju daripada tim-tim lain yang ada di Indonesia saat ini. Rompi ini bisa melacak berbagai data yang dibutuhkan oleh Peter Schaller dalam melihat performa timnya pada saat latihan.

“Ini bukan teknologi baru, di Eropa sudah digunakan sejak 50 tahun lalu. Tapi, di Indonesia, ini yang pertama,” ujar Hans Peter Schaller usai memimpin latihan Bali United di Lapangan Trisakti kemarin (9/3).

Coach Hans Peter Schaller mengatakan, rompi ini bisa memberikan informasi menyeluruh tentang kondisi pemainnya dan bisa meningkatkan performa Fadil Sausu dkk untuk menjadi lebih baik lagi.

“Sistem ini bisa membantu bagaimana melihat performa pemain secara keseluruhan dari berlari, meloncat, semuanya,” bebernya. Menurutnya, rompi ini akan digunakan setiap hari selama Serdadu Tridatu melakukan latihan.

‘Setiap hari kami akan pakai ini (rompi, Red). Jadi, setelah latihan kami dari pelatih bisa melihat langsung bagaimana performa mereka,” imbuh Peter Schaller.

“Kami bisa melihat misalnya ada empat pemain yang berlari 8 km dan pemain lainnya berlari 12 km. Jadi, saya akan bertanya ke pemain itu apakah kamu cedera atau tidak?” jelasnya.

Coach Hans Peter Schaller menginginkan semua pemainnya tanpa terkecuali bisa mencapai level yang sama dari segi fisik.

“Tanpa terkecuali bisa berada di level yang sama. Teknologi ini membantu pemain untuk meningkatkan performanya lebih baik lagi,” terang mantan asisten pelatih Timnas Indonesia ini.

Usai latihan kemarin dia mengaku terkejut jika hasil yang dilihatnya menunjukkan jika para pemain Bali United fisiknya sudah memuaskan.

“Saya terkejut karena saya lihat dari hasilnya para pemain baik dalam performa. Ini penting juga supaya latihannya bisa sesuai dengan takaran. Jadi tidak lebih dan tidak kurang,” terangnya. (lit/mus

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia