Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali Dwipa

Dapat Kelas Teri, Saber Tangkap Tukang Parkir Lingsir

2017-02-15 08:30:00

Dapat Kelas Teri, Saber Tangkap Tukang Parkir Lingsir

Ilustrasi (dok JPNN)

RadarBali.com – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Gianyar melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku kelas teri.

Dua orang juru parkir yang sudah lingsir alias renta ditangkap oleh Saber pimpinan Wakapolres Gianyar.

Dua juru parkir yang biasa mangkal di RS Sanjiwani itu diamankan pada Senin (13/2) pukul 11.30, beserta barang bukti total dari keduanya tak lebih dari Rp 5 juta.

Dua tukang parkir yang diamankan berinisial NT, 48, asal Kintamani, Kabupaten Bangli.

Pelaku kedua adalah DKR, 55, asal Kecamatan Gianyar. Keduanya ditangkap saat bekerja menjadi tukang parkir di areal parkir RS Sanjiwani Gianyar.

Menurut anggota tim Saber Pungli AKP Marzel Doni yang juga Kasat Reskrim Polres, menyatakan penangkapan terhadap dua juru parkir itu karena keduanya menyalahi wewenangnya.

“Ada karcis yang semestinya sudah dibayar orang, malah dipakai lagi untuk orang lain, jadi tukang parkir mendapatkan keuntungan,” ujar AKP Marzel kemarin (14/2).

Di samping itu, juru parkir ini juga jarang memberikan karcis parkir kepada para pelanggan yang parkir di RS. “Hanya uangnya saja diambil, tidak diberikan karcis,” terangnya.

Setelah diamankan, kedua juru parkir itu kemudian di keler ke Mapolres Gianyar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Selain mengamankan dua juru parkir, polisi juga mengamankan barang bukti. Dari tangan pelaku berinisial NT, polisi mengamankan barang bukti berupa tas kompek yang berisi uang tunai Rp 310.400, 3 bendel karcis Pemkab Gianyar, dan 2 bendel karcis yang sudah dipakai.

Sedangkan, dari tangan DKR, polisi mengamankan tas warna hitam. Di dalam tas itu terdapat uang tunai Rp 4.685.500 yang merupakan hasil pungutan parkir. Kemudian ada SIM C dan KTP. Juga ada 1 bendel karcis parir dan 1 buah peluit.

Dua juru parkir ini pun masih dimintai keterangannya, apakah dana parkir itu disetor semuanya atau ada yang masuk ke kantong pribadi.

Diakui Marzel, penangkapan terhadap juru parkir ini memang tangkapan kelas teri. “Untuk tangkapan lebih besar harap sabar, tunggu,” tukasnya. (dra/gup)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia