Minggu, 20 Aug 2017
radarbali
Kriminal

Jadi Korban Penipuan CPNS, Kadisnakertrans Klungkung Irit Bicara

2016-11-25 17:00:00

Jadi Korban Penipuan CPNS, Kadisnakertrans Klungkung Irit Bicara

Ilustrasi (dok JPNN)

RadarBali.com – Ida Bagus Anom Adnyana, pelapor kasus dugaan penipuan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) oleh mantan anggota

dewan asal Karangasem, Gede Tiaga, memilih tidak banyak bicara saat diminta tanggapan soal proses hukum yang telah dilaporkan ke Polsek Klungkung.

Ditemui di ruang kerjanya Kamis (24/11) kemarin, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Kabupaten Klungkung ini memilih tidak banyak membicarakan laporan yang telah dibuat.

“Saya sudah laporkan, saya tunggu saja proses hukumnya,” ujarnya. Mantan Kepala Bidang ekonomi ini enggan menjawab pertanyaan

awak media terkait penyerahan uang yang diduga untuk melancarkan proses anaknya yang saat itu mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

”Saya tunggu saja proses penyelidikan polisi,” ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penipuan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) terjadi di Klunkung 2010 lalu,

namun baru dilaporkan April 2016 lalu karena mantan anggota dewan dari DPRD Karangasem I Gede Tiaga tidak

bisa mengembalikan uang yang diserahkan pelapor Kepala Dinas Sosial Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana.

Uang sebanyak Rp 90 juta yang diserahkan pelapor yang saat itu masih menjadi kepala bagian ekonomi Kabupaten Klungkung agar anaknya dibantu menjadi PNS di Provinsi Bali.

Karena anaknya tidak lolos seleksi, pelapor meminta uangnya kembali. Tetapi terlapor tidak mau mengganti hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Klungkung.(bas/mus)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia