Minggu, 20 Aug 2017
radarbali
Kriminal

Aksi Catut Nama Polsek Merembet, Hotel Kena Tipu Penelpon Gelap

2016-11-25 08:30:00

Aksi Catut Nama Polsek Merembet, Hotel Kena Tipu Penelpon Gelap

PENIPUAN: Nasi bungkus yang dipesan penipu di Mapolsek Singaraja kemarin (Istimewa)

RadarBali.com – Aksi pencatutan nama polsek dengan modus membeli nasi bungkus dan meminta pulsa, bukan hanya terjadi di wilayah Metro Denpasar saja, namun juga terjadi di Kabupaten Buleleng.

Salah satu pengelola hotel di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, tertipu dengan aksi minta pulsa dan nasi bungkus itu.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 18.30 Rabu (23/11) lalu. Peristiwa berawal ketika pegawai Hotel Frangipani Pemuteran, menerima telepon dari nomor ponsel 085386340893.

Saat itu orang yang menelpon mengaku bernama Sigit dan mengaku sebagai anggota dari Mapolsek Gerokgak.

Melalui sambungan telepon, seseorang yang mengaku bernama Sigit memesan 21 bungkus nasi goreng spesial yang harga per bungkusnya mencapai Rp 80 ribu.

Pesanan itu lantas diaporkan ke manajer hotel yyang bernama Putu Swasta, 37, warga Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak.

Karena merasa yakin yang menelpon adalah aparat, stafnya pun diminta memasak nasi goreng itu.

Tak berapa lama, seseorang yang mengaku bernama Sigit itu kembali menelpon dan meminta pihak hotel mengirim pulsa dengan nominal Rp 200 ribu ke nomor 085386340893.

Belum lama, pihak hotel kembali menerima telepon yang intinya meminta dikirimkan pulsa dengan nominal masing-masing Rp 150ribu ke nomor ponsel 082348982375 dan 085386340893.

Pihak hotel pun kembali mengirimkannya. Lagi-lagi sang penelpon kembali menghubungi pihak hotel dan meminta dikirimkan pulsa dengan nominal masing-masing Rp 200ribu ke nomor 081253294913 dan 081253294891.

Lagi-lagi pihak hotel mengiyakannya, karena sang penipu berjanji akan membayarnya. Seluruh pembayaran pulsa dan pembelian nasi goreng pun akan dibayar.

Untuk lebih meyakinkan korban, penipu meminta agar nasi goreng itu diantar ke Mapolsek Gerokgak. Pegawai hotel lantas membawa pesanan itu ke Polsek Gerokgak.

Namun sampai di Mapolsek, para polisi yang tengah piket dibuat bingung, lantaran tak ada seorang pun anggota bernama Sigit yang tugas di Polsek Gerokgak.

Seluruh anggota pun mengaku tidak ada yang memesan nasi goreng apalagi memesan pulsa. “Kami langsung lakukan pengecekan terhadap nomor-nomor telepon yang digunakan oleh pelaku.

Ternyata dari hasil pelacakan, pelaku saat ini berada di Balikpapan,” jelas Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika.

Atas peristiwa tersebut, Suartika pun menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati lagi jika menerima telepon dari orang-orang yang mengatasnamakan pihak kepolisian.

“Apabila ada telepon yang mengatasnamakan pihak kepolisian, kami himbau agar segera di-cross check ke nomor-nomor yang tersedia,” pinta Suartika. (eps/mus)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia