Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Bali United

Lima Pemain Cedera, Coach Indra Optimis Tatap Lawan Persegres

2016-11-24 12:30:00

Lima Pemain Cedera, Coach Indra Optimis Tatap Lawan Persegres

Coach Indra Sjafri melatih anak asuhnya di Stadion Kapten Dipta beberapa waktu lalu (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

RadarBali.com - Tercatat, masih ada lima pemain yang tidak bisa tampil dalam lawatan Bali United ke Persegres Gresik United Minggu mendatang (27/11).

Penyerang I Nyoman Sukarja, bek tengah Agus Nova Wiantara, penyerang asal Inggris, Daniel Heffernan, Martinus Novianto, dan Loudry Meilana Setiawan.

“Zoran (Knezevic, red) kondisinya masih 80 sampai 90 persen,” terang Manajer Bali United Indra Sjafri ketika diwawancarai usai latihan Rabu sore kemarin (23/11) di Lapangan Trisakti, Legian.

Apakah yakin dengan kondisi timnya dalam sisa lima pertandingan? Indra Sjafri justru sedikit geram dengan pertanyaan itu.

“Itu yang saya tidak mau. Lihat saja, bagaimana Bali United. Bagaimana proses yang saya lakukan untuk tim,” sanggahnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan untuk Bali United adalah keyakinan dari dalam dirinya yang sebenarnya.

“Saya yakin banget. Dan kamu lihat, anak usia 20 tahun bisa mencetak empat gol. Siapa yang membuat seperti itu? Saya,” jelasnya.

Pemain yang dimaksud itu adalah Miftahul Hamdi yang mampu mencetak quattrick saat Bali United mempermalukan PS TNI dikandangnya sendiri dengan skor 2-4.

“Kamu pentingnya juara sekarang atau sepakbola Indonesia bisa lebih bagus kedepannya?” tambah Indra Sjafri.

Dirinya lantas membandingkan dengan prestasi Timnas Indonesia saat ini yang hanya memikirkan gelar juara sampai dengan proses regenerasi pemain.

“Harus dipikirkan optimismenya seperti apa. Ngapain mikir juara-juara tapi dibantai juga sama Thailand 4-2?,” ungkapnya.

Lanjut Pelatih asal Sumatera Barat tersebut, semua klub sepakbola yang ada di Indonesia harus bisa memikirkan untuk menyiapkan generasi pesepakbola terbaik untuk masa depan.

“Semua klub di Indonesia harus berpikir bagaimana menyiapkan generasi terbaik. Itu yang paling penting. Janganlah mengkhayalkan euforia sesaat terus,” beber Indra Sjafri.

Indra Sjafri menegaskan, akan siap dengan apapun risiko terkait keputusan yang dibuat oleh dirinya.

 “Saya memberikan kesempatan kepada pemain muda di tahun pertama saya di Bali United. Apapun risikonya, saya siap. Kecuali jangan mati saja,” tegas Indra Sjafri. (lit/mus)

 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia