Rabu, 23 Aug 2017
radarbali
Tenis

Asyik…Atlet PON Bisa Daftar Anggota TNI tanpa Tes

2016-09-30 17:00:00

Asyik…Atlet PON Bisa Daftar Anggota TNI tanpa Tes

HARUS PUAS PERAK: Petinju Bali Valentinus Nahak (kiri) melepaskan pukulan ke arah Jeki Manula (Riau) di final kelas layang ringan. Valentinus dinyatakan kalah angka (pon-papernas2016jabar.go.id)

RadarBali.com – Kontingen Bali di PON XIX/2016 sudah dipastikan meraih 20 medali emas, 21 medali perak, dan 35 perunggu.

Bali pun menorehkan sejarah menduduki peringkat 6 besar, yang merupakan peringkat tertinggi Pulau Dewata sepanjang sejarah multi event empat tahunan itu.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengatakan, jika para atlet yang ikut di PON dan berprestasi bisa menjadi anggota TNI tanpa seleksi.

“Panglima TNI sudah memberikan garansi seperti itu. Jadi atlet Bali yang berprestasi bisa memilih karir di TNI juga,” kata Suwandi, saat ditemui kemarin di Bandung.

Bagaimana jika para atlet “meminta” untuk menjadi PNS? Suwandi mengatakan hal tersebut tidak akan mudah.

“Tetapi untuk hal ini, Gubernur, Bupati, Atau Wali Kota mungkin bisa memperhatikan hal tersebut. Kalau langsung menjadi PNS cukup susah. Mungkin menjadi pegawai honorer terlebih dahulu,” terangnya.

Pada bagian lain, bonus pun menanti para atlet peraih medali. Namun sampai sekarang, hanya peraih medali emas yang sudah tahu berapa akan mendapatkan bonus dari Pemprov Bali.

Yakni emas per orangan sebesar Rp 150 juta (beregu dan tim diatur tersendiri, red). Suwandi menambahkan, besaran dana untuk bonus atlet tidak akan ada masalah.

“Tidak ada masalah. Pemprov dan DPRD Bali sudah mengapresiasi ini,” terangnya. Lantas bagaimana dengan atlet yang berhasil meraih medali perak dan perunggu?

Suwandi menegaskan hal tersebut belum bisa diungkapkan sampai saat ini. Menurutnya, penentuan besaran bonus akan ditentukan secepatnya.

“Kami akan rapatkan ini. Berapa medali yang diperoleh juga berpengaruh,” tuturnya. (lit/han/mus)

 

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia