[ Kamis, 19 November 2009 ]
Persibo Pilih Persijap
BOJONEGORO - Persibo Bojonegoro akhirnya memilih Persijap Jepara sebagai lawan uji coba terakhir sebelum melakoni kompetisi divisi utama. Laga uji coba tersebut bakal dihelat di Stadion Kamal Junaidi Jepara, Sabtu lusa. ''Yang memberikan konfirmasi Jepara (Persijap) duluan Senin lalu. Sementara Arema (Malang) baru memberikan kabar sehari setelah itu,'' kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.
Dia menjelaskan, sebelumnya Persibo menawari Arema dan Persijap untuk diajak uji coba. Aris Tuansyah dkk hanya membutuhkan sekali uji coba sebelum tampil di kompetisi divisi utama 29 November nanti. ''Tanggal 29 nanti kita sudah harus berlaga di pertandingan perdana melawan Persigo Gorontalo,'' tuturnya.
Sardjono menjelaskan, besok tim Persibo akan berangkat ke Jepara. Pelatih Sartono Anwar dikonfirmasi terpisah menjelaskan, hari ini tim Persibo bakal melakukan latihan bersama dengan pemain Persinga Nganjuk di Stadion Letjen H. Soedirman. ''Intinya latihan bersama bukan uji coba,'' ingatnya.
Namun, latihan itu juga akan diselingi game bersama. Hal tersebut dilakukan sebagai pemanasan sebelum melawan Persijap. ''Kalaupun ada game ya hanya sebentar,'' imbuhnya.
Sementara itu, dalam latihan kemarin, striker Perry S Kolee sudah kembali bergabung. ''Perry sudah latihan,'' kata asisten pelatih Persibo Bambang Pramuji.
Dia menuturkan, Perry sudah bergabung dengan tim sejak kemarin pagi. Bambang menambahkan, striker lainnya, Melky Pekey dan Busari, kondisinya belum 100 persen fit. ''Saat ini stok striker kita memang minim karena ada yang sakit,'' katanya.
Seperti diberitakan, Perry izin mengurus administrasi kependudukan di Nigeria.
Kumpulkan Calon Peserta Kompetisi
Persibo tak hanya menyiapkan diri menghadapi kompetisi divisi utama. Mereka juga bersiap menggelar kompetisi internal. Rencananya, Sabtu lusa panitia pelaksana kompetisi internal akan mengumpulkan calon peserta kompetisi. ''Kita akan memberikan gambaran mengenai pelaksanaan kompetisi mendatang kepada calon peserta,'' kata Ketua Umum Pengcab PSSI Bojonegoro Letkol Inf Taufik Risnendar.
Dia menuturkan, klub masih disebut calon peserta karena mereka masih harus lolos beberapa syarat administratif. Menurut Taufik, dari data yang ada, klub yang melakukan registrasi mencapai 62 klub. Perwakilan 62 klub itulah yang akan diundang dalam pertemuan lusa. ''Undangn sudah disebar, cuma ada perbaikan waktu yang maju satu jam,'' katanya.
Dia menambahkan, kompetisi kelas utama akan menggunakan sistem kompetisi saling bertemu. Sementara kelas satu dan dua masih menunggu perhitungan anggaran yang ada. ''Sebab kita juga harus menyelenggarakan pelatihan pelatih dan wasit di mana dananya pun tak sedikit yang dikeluarkan,'' katanya. (ade)