Pengunjung melihat mobil BYD Atto 1 pada pameran Gaikindo Jakarta Auto Week 2025 di Ice BSD, Tangerang, Banten, Jumat (21/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com-Tahun 2025 bisa dibilang sebagai titik balik penting bagi industri otomotif Indonesia. Jika beberapa tahun lalu elektrifikasi masih sebatas wacana dan segmen tertentu, kini kendaraan listrik dan SUV berteknologi tinggi benar-benar masuk ke arus utama.
Konsumen tak lagi hanya bicara soal merek besar atau mesin konvensional, melainkan mulai mempertimbangkan efisiensi, teknologi, serta value for money secara lebih rasional.
Di tengah ketatnya persaingan, terutama akibat gempuran brand Tiongkok, muncul sejumlah model yang bukan sekadar baru, tetapi fenomenal. Mobil-mobil ini sukses mencuri perhatian publik, memicu perbincangan luas, bahkan mengubah ekspektasi pasar. Sepanjang 2025, setidaknya ada tiga nama yang paling menonjol, yakni BYD Atto 1, Jaecoo J5 EV, dan Wuling Alvez Darion.
Ketiganya hadir dari latar belakang dan segmen berbeda, namun memiliki satu benang merah, menawarkan teknologi dan desain yang sebelumnya hanya bisa ditemui di kelas lebih mahal.
BYD Atto 1: Mobil Listrik Rakyat yang Mengguncang Pasar
Kehadiran BYD Atto 1 menjadi salah satu momen paling bersejarah di pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025. Mobil ini bukan hanya memperluas portofolio BYD di Tanah Air, tetapi juga mengubah persepsi publik soal mobil listrik yang terjangkau.
City car listrik itu dibangun di atas platform e-Platform 3.0 dan dilengkapi dengan Blade Battery. Desainnya yang ringkas dan modern dipadukan dengan interior ergonomis untuk memberikan kenyamanan optimal. Sejumlah fitur keselamatan seperti enam airbag, Electric Parking Brake (EPB), Auto Brake Hold, serta Cruise Control turut disematkan untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih aman dan praktis di lingkungan kota.
BYD Atto 1 hadir dengan pilihan warna eksterior yang ekspresif dan modern, yaitu, Apricity White, Cosmos Black, dan Sprout Green.
Interior Atto 1 mengusung kombinasi warna hitam dan abu-abu yang memberikan kesan modern dan nyaman. Desain kabin dirancang secara ergonomis dengan pemilihan material berkualitas tinggi, memastikan kenyamanan selama perjalanan sekaligus melengkapi tampilan eksterior pilihan pengguna.
Mobil tersebut hadir dalam dua varian, yaitu Dynamic yang ditenagai baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 km. Sedangkan varian di atasnya adalah Premium dengan baterai 38,88 kWh, yang mampu menempuh jarak 380 km.
Hal paling bikin heboh adalah harganya. Mobil listrik mungil itu dibanderol mulai harga yang tak sampai Rp 200 juta. Varian Dynamic dijual Rp 195 juta (OTR Jakarta), dan Premium ditawarkan dengan harga Rp 235 juta (OTR Jakarta). Dengan harga tersebut, bisa jadi Atto 1 akan menjadi primadona baru di segmen city car yang selama ini telah diisi oleh sejumlah brand dari Jepang maupun Tiongkok, baik yang bermesin ICE atau bertenaga listrik.
Jaecoo J5 EV resmi dipasarkan di Indonesia. (Istimewa).
Jaecoo J5 EV: SUV Listrik Bergaya Premium yang Menggoda
Jika BYD Atto 1 menyasar pasar massal, Jaecoo J5 EV datang dengan pendekatan berbeda. Mobil ini memosisikan diri sebagai SUV listrik berkarakter premium, menyasar konsumen yang menginginkan desain berani, teknologi canggih, dan pengalaman berkendara yang lebih eksklusif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
