
Penampakan Mobil Panther yang terendam bencana banjir di Aceh tapi tetap nyala. (Instagram @filosofis.id)
JawaPos.com - Saat mobil terendam banjir, banyak pemilik kendaraan refleks langsung mencoba menyalakannya untuk memastikan kondisi mesin. Padahal, langkah itu justru bisa memperparah kerusakan dan membuat biaya perbaikan membengkak.
Mobil yang terpapar air, apalagi jika masuk hingga ke ruang mesin atau kabin, harus diperlakukan dengan ekstra hati-hati.
Sebelum kamu membawa mobil ke bengkel, ada beberapa komponen vital yang wajib diperiksa terlebih dulu. Mulai dari sektor pelumasan, kelistrikan, hingga sistem pendingin kabin, semuanya bisa terdampak air dan lumpur. Mengabaikannya bisa berujung pada kerusakan jangka panjang yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.
Berikut 4 komponen yang harus kamu cek saat terendam banjir seperti dirangkum dari laman penyedia garansi mobil, Warranty Smart Indonesia!
1. Oli Mesin, Transmisi, dan Gardan
Begitu kendaraan kamu terendam banjir, langkah paling aman adalah segera mengganti seluruh oli penting ini. Air yang bercampur dengan pelumas akan membuat fungsi oli hilang total, sehingga komponen mesin dan sistem transmisi bisa bergesekan tanpa perlindungan. Kalau dibiarkan, kerusakannya bisa merembet dan membuat kamu keluar biaya perbaikan yang jauh lebih besar.
2. Sistem Kelistrikan
Bagian listrik adalah sektor yang paling sensitif terhadap air. Kamu perlu memastikan seluruh soket, sekring, hingga ECU (Electronic Control Unit) dibersihkan dan dikeringkan dengan benar. Air yang mengendap di area ini bisa memicu korsleting, membuat sensor membaca data yang salah, bahkan mematikan seluruh sistem elektronik mobil.
3. Filter Udara dan Sistem Rem
Kotoran, lumpur, dan pasir yang terbawa saat banjir sering kali menyumbat filter udara serta menempel pada komponen rem. Kondisi ini bukan cuma mengganggu aliran udara ke mesin, tetapi juga bisa mempercepat karat pada bagian pengereman. Jika tidak segera dibersihkan, performa rem dapat menurun dan membahayakan keselamatan kamu saat berkendara.
4. AC dan Komponen Kabin
Selain sektor mesin, kamu juga perlu memeriksa sistem pendingin kabin. Air yang masuk ke area AC, terutama di bagian evaporator, bisa memicu tumbuhnya jamur, bakteri, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi lembab ini juga bisa merusak komponen elektronik di dalam kabin jika tidak ditangani dengan benar.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
