Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 02.27 WIB

Microsoft Resmi Hentikan Office 2021 Oktober 2026, Jangan Tunda!

Microsoft memperketat pengawasan internal terhadap karyawan dengan izin keamanan dari pemerintah asing sebagai bagian dari kebijakan barunya / Foto: The Guardian - Image

Microsoft memperketat pengawasan internal terhadap karyawan dengan izin keamanan dari pemerintah asing sebagai bagian dari kebijakan barunya / Foto: The Guardian

JawaPos.com - Microsoft mengumumkan akan mengakhiri masa dukungan untuk Office 2021, paket aplikasi perkantoran yang mencakup Word, Excel, PowerPoint, dan sejumlah layanan produktivitas lainnya.

Pengguna pun disarankan mulai mempertimbangkan opsi pengganti atau melakukan pembaruan ke versi yang lebih baru.

Perusahaan tersebut menetapkan 13 Oktober 2026 sebagai tanggal berakhirnya dukungan resmi untuk Office 2021.

Setelah melewati batas waktu tersebut, aplikasi masih dapat digunakan, namun tidak lagi memperoleh perlindungan dan pembaruan dari Microsoft sehingga berpotensi menghadapi risiko keamanan yang lebih besar.

Dalam keterangan resminya, Microsoft menjelaskan bahwa mereka tidak akan lagi menyediakan bantuan teknis, perbaikan kesalahan sistem, maupun pembaruan keamanan untuk celah kerentanan yang ditemukan setelah dukungan berakhir.

"Microsoft tidak akan lagi menyediakan dukungan teknis, perbaikan bug, atau perbaikan keamanan untuk kerentanan Office 2021 yang mungkin dilaporkan atau ditemukan di kemudian hari," tulis Microsoft dalam halaman dukungannya, seperti dikutip, Minggu (21/6).

Penghentian layanan ini juga berarti pengguna tidak akan menerima patch keamanan yang berfungsi melindungi perangkat dari ancaman seperti virus, spyware, dan berbagai jenis malware lainnya.

Selain aspek keamanan, Microsoft juga akan menghentikan distribusi pembaruan fitur, layanan dukungan melalui telepon maupun obrolan, serta sebagian besar materi bantuan dan dokumentasi pendukung terkait Office 2021.

Meskipun demikian, pengalaman dari versi lama seperti Office 2010 dan Office 2013 menunjukkan bahwa aplikasi kemungkinan masih dapat dijalankan secara normal untuk kebutuhan sehari-hari meski sudah tidak lagi mendapatkan dukungan resmi.

Microsoft tetap mendorong pengguna untuk beralih ke versi yang lebih baru agar memperoleh fitur terbaru sekaligus perlindungan keamanan yang berkelanjutan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore