
Kantor Denso di Prefektur Aichi. (Kyodo)
Seperti dilansir Kyodo, Selasa (5/5), teknologi ini dirancang untuk mengatasi dua masalah utama kendaraan listrik. Yakni waktu pengisian yang lama dan jarak tempuh yang terbatas.
Sistem bekerja dengan menyalurkan listrik dari kumparan yang ditanam di jalan. Energi kemudian diterima oleh perangkat di bagian bawah kendaraan.
Dengan teknologi ini, mobil bisa diisi daya tanpa harus berhenti. Hal ini memungkinkan penggunaan baterai yang lebih kecil.
Baterai yang lebih kecil akan membuat kendaraan lebih ringan. Dampaknya, efisiensi meningkat dan potensi kerusakan jalan bisa berkurang.
Dalam uji coba pada September 2024, sistem ini menunjukkan hasil awal. Kendaraan mampu menempuh jarak 500 kilometer dalam 50 jam secara berkelanjutan.
Untuk mempercepat pengembangan, Denso bekerja sama dengan University of Tokyo. Kolaborasi ini direncanakan berlangsung selama 10 tahun.
Presiden Denso, Shinnosuke Hayashi, menyebut teknologi ini bisa mengubah mobilitas. “Ini dapat menembus keterbatasan dan mengubah wajah transportasi,” ujarnya.
Namun, tantangan utama masih ada pada biaya infrastruktur. Pemasangan sistem di jalan membutuhkan investasi besar.
Denso akan menentukan lokasi implementasi berdasarkan volume lalu lintas. Pendekatan ini diharapkan membuat proyek lebih efisien.
Pengembangan serupa sebenarnya sudah dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat. Jepang saat ini masih tertinggal dalam penerapan teknologi ini.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
