
Chairman GWM Wei Jianjun. (carnewschina)
JawaPos.com - Selama pengumuman pra-penjualan SUV V9X terbaru dari sub-merek Great Wall Motor (GWM), Wey, Chairman GWM Wei Jianjun menegaskan bahwa para kompetitor perlu mengadopsi pendekatan seperti platform GWM One jika tidak ingin tertinggal.
Ia bahkan memperingatkan bahwa tanpa strategi serupa, para pesaing berisiko kehilangan daya saing dan kesulitan menembus pasar global.
“Platform GWM One, yang menjadi dasar Wey V9X, mewakili strategi terbaru perusahaan untuk mengembangkan model-model baru. Platform ini mendukung kendaraan hibrida plug-in (PHEV), hibrida pengisian daya sendiri (HEV), kendaraan listrik baterai (BEV), kendaraan pembakaran internal tradisional (ICE), dan kendaraan sel bahan bakar (FCEV),” ungkap Wei Jianjun seperti dikutip dari Car News China, Senin (20/4).
Selain itu, arsitektur ini dapat digunakan untuk berbagai segmen kendaraan seperti SUV, sedan, MPV, hingga pikap, dengan rencana lebih dari 50 model baru yang akan dibangun di atasnya.
Wei Jianjun juga menyebut bahwa bukan hanya konsumen yang menaruh perhatian pada V9X, melainkan juga para rival GWM. Ia menyatakan bahwa mereka kemungkinan akan segera mempelajari pendekatan yang digunakan dalam GWM One.
Ia kembali menekankan bahwa tanpa prinsip dan cara kerja platform tersebut, para pesaing akan kesulitan membangun kehadiran global dan berpotensi kehilangan daya saing.
Pernyataan itu diduga menyasar produsen yang masih berfokus pada kendaraan listrik murni atau mengandalkan teknologi extended-range electric vehicle (EREV) untuk mengatasi kecemasan jarak tempuh.
GWM sendiri sebelumnya mengklaim bahwa EREV setidaknya 13 persen kurang efisien dibandingkan sistem penggerak langsung, dan menyebut teknologi tersebut sebagai "jalan pintas".
Beberapa merek Tiongkok yang dikenal mengandalkan EREV antara lain Li Auto, Aito yang didukung Huawei, serta Deepal milik Changan.
Memasuki 2026, tren kendaraan listrik global mulai menunjukkan perlambatan, sementara minat terhadap teknologi hibrida seperti EREV, PHEV, dan HEV justru meningkat, baik di pasar domestik Tiongkok maupun internasional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
