
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni saat menggelar Kunjungan Kerja di Jakarta Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengingatkan kepada warga agar menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum. Aksi main hakim sendiri dilarang keras dalam negara demokrasi seperti Indonesia.
Hal itu disampaikannya saat menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) Masa Reses Anggota DPR RI di Auditorium Gelanggang Remaja Grogol, Jakarta Barat, Kamis (7/5). Acara ini dihadiri lebih dari 500 masyarakat. Sahroni menyerap langsung aspirasi masyarakat dengan berdialog.
“Apalagi sekarang saya lihat lagi marak orang main hakim sendiri di jalan, emosi sedikit main kekerasan. Nah dari itu, saya minta bapak ibu mohon biasakan selesaikan masalah lewat jalur hukum. Laporkan ke polisi, percayakan prosesnya kepada penegak hukum," kata Sahroni.
Bendahara Umum Partai NasDem itu menyampaikan, masyarakat harus percaya kepada aparat penegak hukum. Terlebih, dalam undang-undang baru sudah lebih mendalam memuat hukum pidana.
"Dalam KUHAP baru juga semakin ditekankan pendekatan restorative justice, jadi penyelesaian perkara itu diarahkan supaya lebih adil bagi semua pihak, bukan sekadar menghukum,” imbuhnya.
Sahroni mengatakan, aksi main hakim sendiri hanya akan menimbulkan persoalan baru. Pada akhirnya masyarakat akan mengalami kerugian lebih luas.
“Pokoknya kalau konflik, ada kerugian, ada masalah di lingkungan, jangan main hakim sendiri. Jangan dikit-dikit pakai kekerasan atau intimidasi. Negara kita negara hukum, jadi semua harus diselesaikan lewat mekanisme hukum yang benar agar masyarakat juga merasa aman dan terlindungi. Saya pastikan 100% polisi akan berikan penyelesaian berkeadilan,” pungkasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
