
Kondisi mobil taksi yang diduga menjadi penyebab kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemeriksaan lanjutan terhadap sopir taksi listrik Green SM akan berlangsung di Polda Metro Jaya pada Kamis (7/5). Sesuai dengan rencana, pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan bersama dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan hal itu saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5). Dia mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap sopir bernama Richard Rudolf Passelima (RRP) itu akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
”Pemeriksaan lanjutan terhadap Richard Rudolf Passelima, selaku pengemudi taksi Green SM, bersama Pusat Laboratorium Forensik besok terjadwal jam 10 (pagi),” ungkap Budi.
Meski tidak menyampaikan secara terperinci materi pemeriksaan terhadap sopir taksi tersebut, Budi mengakui bahwa beberapa pendalaman akan dilakukan. Termasuk terkait dengan penyebab kendaraan listrik yang dikemudikan oleh RRP mati di tengah perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur.
”Iya (pemeriksaan) sekitar itu,” imbuh perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak tersebut.
Insiden kecelakaan yang melibatkan taksi listrik Green SM pada Senin malam (27/4) lalu memicu terjadinya kecelakaan lain. Yakni tabrakan antara KRL lintas Cikarang yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur dengan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek. Akibatnya 16 korban meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.
Sampai kemarin, sudah 36 saksi dalam kecelakaan tersebut menjalani pemeriksaan. Namun, penyidik Polda Metro Jaya masih akan menggali keterangan dari saksi-saksi lainnya. Termasuk diantaranya sopir taksi Green SM yang bakal kembali diperiksa oleh polisi.
Budi menyampaikan bahwa 36 saksi tersebut terdiri atas saksi pelapor, saksi dalam laporan polisi, saksi korban, saksi di sekitar lokasi kejadian, sopir dan perwakilan perusahaan taksi Green SM, saksi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan saksi dari instansi terkait lainnya.
”Sampai dengan saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari 36 orang saksi,” ungkap Budi kepada awak media pada Selasa (5/5).

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
