
Menhan Sjafrie dan Menhan Shinjiro melaksanakan pertemuan di Kantor Kemhan pada Senin (4/5). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menhan Jepang Shinjiro Koizumi melaksanakan pertemuan di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat (Jakpus), pada Senin (4/5). Dalam pertemuan tersebut, kedua menhan sepakat mendorong kerja sama bidang industri pertahanan (inhan) dan menyetujui beberapa poin kerja sama dalam Defense Cooperation Agreement (DCA).
Hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang, kata Sjafrie, sudah lama terjalin. Untuk menjaga hubungan baik tersebut, Sjafrie mengadakan pertemuan Defense Minister Meeting bersama Menhan Shinjiro. Dia memastikan, pertemuan dan kesepakatan yang muncul dari pertemuan itu berlandas pada sikap saling menghormati dan untuk keuntungan bagi kedua negara. Khususnya pada aspek dan bidang pertahanan.
”Pada hari ini kami akan menandatangani Defense Cooperation Agreement antara Kementerian Pertahanan Indonesia dan Kementerian Pertahanan Jepang sebagai salah satu instrumen di dalam memperkuat kerangka kerja sama di bidang kegiatan pertahanan antara kedua negara,” ungkap Sjafrie menjelang pertemuan itu.
Lewat rangkaian pertemuan yang sudah berlangsung sejak kemarin (3/5), Sjafrie menyampaikan bahwa Indonesia dan Jepang sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif pada bidang inhan. Selain itu, kedua pihak juga sepakat menjalin kerja sama pengembangan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara. Tentu saja dengan tetap mengedepankan kepentingan masing-masing pihak.
”Kami juga sudah melakukan pertukaran pikiran sejak berada di Bali sampai dengan pagi ini, bahwa kami memang perlu untuk tukar-menukar informasi tentang perkembangan strategis dan kami harus menunjukkan bahwa kami menghormati kepentingan nasional masing-masing dan menghormati konstitusi yang berlaku di negara kami,” terang dia.
Dalam kesempatan yang sama, Menhan Shinjiro menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi sambutan dari Sjafrie. Dia juga senang karena komunikasi yang dibangun dengan Sjafrie berjalan dengan baik meski baru beberapa bulan belakangan terjadi. Dia mengakui, sejak November tahun lalu Jepang sudah mengutarakan keinginan untuk meningkatkan hubungan kerja sama bidang pertahanan dengan Indonesia.
”Pada saat itu pula, dari Bapak Menteri Sjafrie mengusulkan penyusunan Defense Cooperation Arrangement sebagai kompas besar yang akan menunjukkan arah kerja sama pertahanan kedua negara di masa depan. Dan hari ini kami akan menandatangani kesepakatan tersebut. Hari ini merupakan tonggak sejarah yang sangat krusial bagi hubungan pertahanan antara Jepang dan Indonesia,” jelasnya.
Menurut Shinjiro, kerja sama dengan Indonesia sangat penting. Apalagi di tengah situasi internasional yang semakin kompleks dan tegang seperti di Iran. Pendalaman kerja sama di bidang pertahanan antara Jepang dengan Indonesia, lanjut dia, akan berdampak pada perdamaian dan stabilitas kawasan. Sebab, kedua negara punya kesamaan sebagai negara maritim dan memiliki kesamaan nilai-nilai dasar.
”Saya ingin mendiskusikan secara mendalam dengan Bapak Menteri Sjafrie mengenai langkah-langkah kolaborasi konkret di berbagai bidang, termasuk keamanan maritim, latihan bersama, serta kerja sama alutsista dan teknologi pertahanan,” kata dia.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
