Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Mei 2026 | 22.46 WIB

'Passenger': Horor Menegangkan yang Perlahan-lahan Menjemukan

Adegan film 'Passenger'. (Paramount Pictures) - Image

Adegan film 'Passenger'. (Paramount Pictures)

 JawaPos.com - Tidak cukup banyak film horor di era modern yang bisa mempertahankan ketegangan dan kualitas cerita dari awal hingga akhir. Kebanyakan dari mereka memulai dengan cukup baik dan menjanjikan, namun lama-kelamaan, entah apa faktornya, menjadi sangat menjemukan dan akhirnya menjadi karya yang mudah dilupakan.

Passenger, sebuah film horor terbaru karya sutradara Norwegia André Øvredal adalah salah satu film yang mengalami hal ini.

Setelah namanya melambung lewat beberapa judul horor seperti The Autopsy of Jane Doe, Scary Stories to Tell in The Dark, dan Umma yang sama-sama kental dengan nuansa folk horrorAndré Øvredal mencoba untuk bereksperimen dengan urban legend iblis pembunuh yang menyasar orang-orang yang sedang berkendara.

Passenger bercerita tentang sejoli bernama Maddie (Lou Llobell) dan Tyler (Jacob Scipio) yang sedang melakukan road trip dengan van mereka.

Perjalanan mereka yang awalnya menyenangkan berubah menjadi ketegangan setelah keduanya bertemu dengan seorang pengendara mobil yang sekarat di jalan.

Penasaran dengan kondisi sang pengendara, Maddie dan Tyler pun turun dari van mereka, tanpa menyadari bahwa sesuatu yang jahat diam-diam masuk ke dalam van mereka dan terus menghantui perjalanan keduanya.

Dari sana, Maddie mulai mengalami hal-hal aneh. Mobil yang berpindah sendiri, sosok asing yang tertangkap dashboard cam, sampai dicekik dengan seat belt oleh kekuatan misterius.

Dalam kefrustrasian, Maddie dan Tyler akhirnya mengetahui makhluk macam apa yang menguntit mereka. Bersama-sama, mereka terpaksa menempuh perjalanan panjang untuk mengenyahkan sosok itu selamanya.

Di awal hingga pertengahan film, Passenger masih menjadi film yang sangat bisa dinikmati. Beberapa teknik pengambilan kamera yang meresahkan dan ketiadaan musik di malam hari kerap kali membuat penonton menahan napas sembari menduga-duga apa yang bakal terjadi.

Namun, lama kelamaan, Passenger mulai terasa seperti film horor murahan. Porsi jumpscare yang awalnya diberikan pada timing yang tepat, lama-lama menjadi terlalu banyak hingga titik menjemukan, bisa diterka dan bahkan murahan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore