James Cameron dan Trofi Oscar (Dok. IMDb dan Sacnilk)
JawaPos.com – James Cameron menegaskan bahwa film yang hanya dirilis di platform streaming seperti Netflix tidak layak masuk Academy Awards.
Dilansir dari laman IGN pada Sabtu (29/11), Cameron menyebut bahwa penghargaan Oscar kehilangan makna jika film tersebut tidak ditayangkan di bioskop.
Cameron menilai bahwa praktik merilis film sebentar di bioskop hanya untuk syarat Oscar merupakan langkah yang merusak.
Sutradara Avatar dan Titanic itu mengkritik keras pernyataan CEO Netflix Ted Sarandos yang sebelumnya mengatakan bahwa era film bioskop telah mati. Ia menilai sikap Netflix sebagai strategi yang mengabaikan pentingnya pengalaman menonton di layar lebar.
James Cameron juga menegaskan bahwa film pada hakikatnya dibuat untuk diputar di bioskop sebelum dinilai oleh lembaga penghargaan.
Cameron menyebut bahwa strategi Netflix yang hanya menayangkan film selama satu minggu atau sepuluh hari hanya sebagai umpan semata. Tujuannya hanya agar film itu memenuhi syarat masuk Oscar tanpa komitmen nyata terhadap distribusi teatrikal. Ia menyatakan bahwa tindakan ini menurutnya busuk dan bertentangan dengan nilai seni perfilman.
Meski memberikan kritik keras, Cameron tidak menutup kemungkinan Netflix mendapat tempat di Oscar.
Cameron menegaskan bahwa platform streaming boleh bersaing jika berani merilis film secara signifikan di setidaknya dua ribu bioskop selama satu bulan. Menurut Cameron, model tersebut barulah mencerminkan komitmen terhadap standar industri film.
Cameron juga mengingatkan bahwa model pameran teater terbukti penting bagi pertumbuhan jangkauan film.
Cameron juga menyebut bahwa kehadiran film di bioskop masih mampu menarik penonton dan menghasilkan pendapatan besar. Contoh yang ia sebut termasuk film-film besar yang terus mencetak rekor saat tayang secara teatrikal.
Sutradara Terminator 2 itu juga menambahkan bahwa keberhasilan film-film spesial seperti Avatar: Fire and Ash membuktikan nilai penting layar bioskop. Cameron menilai bahwa penonton masih mencari pengalaman sinematik yang tidak dapat digantikan streaming.
Oleh sebab itu, ia yakin Oscar seharusnya tetap menghargai film yang benar-benar melalui jalur pameran teatrikal.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
