Kamis, 09 September 2010
 
[ Selasa, 09 Februari 2010 ]
Pemkot Tunggu Pusat
BENOWO - Realisasi pembangunan rel kereta api (KA) double track (dua jalur) belum menunjukkan titik terang. Pemkot sebenarnya sudah menyediakan anggaran. Namun, pemerintah pusat belum merespons proyek tersebut.

Hal itulah yang mengecewakan Wali Kota Bambang D.H. Sebab, keseriusan pemkot tidak sebanding dengan upaya pemerintah pusat. ''Saya tidak tahu mengapa proyek tersebut belum juga jalan,'' ucapnya.

Dia mengatakan, rencana pembangunan jalur tersebut sebenarnya mulai diwujudkan pada 2009. Jalur yang akan dibuat adalah dari Kandangan sampai ke Sidoarjo. Proyek itu melibatkan pemerintah Prancis, PT KA, dan Pemkot Surabaya. Dengan begitu, anggaran proyek tersebut dilakukan secara sharing.

Data di badan perencanaan pembangunan kota (bappeko) menyebutkan, dana proyek tersebut diambil dari anggaran yang dikucurkan pemerintah Prancis sebesar 65 persen. Sisanya, 35 persen, ditanggung bersama antara pusat dan Pemkot Surabaya.

Pemkot telah menyiapkan sekitar Rp 250 miliar atau lima persen di antara total nilai proyek tersebut. Hingga kini, pembangunan double track baru pada tahap FS (feasibility study). (gun/fid)

 


HALAMAN KEMARIN