
Ilustrasi anak terkena campak. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Kasus campak di empat daerah di Sumatera Selatan baru saja ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) oleh Kementerian Kesehatan.
Dari keempat kabupaten/kota itu, dua di antaranya telah terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium.
Keempat daerah tersebut masing-masing Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
“Di Sumsel, ada empat daerah yang ditetapkan sebagai KLB campak,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Ira Primadesa, Senin (6/4) sebagaimana dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan, dua daerah yang masuk kategori KLB campak dengan konfirmasi positif dari laboratorium adalah Palembang dan Prabumulih.
Di Kota Palembang tercatat sebanyak 578 kasus suspek dengan 90 kasus positif campak.
Kasus positif ditemukan pada Januari dan Februari 2026, sedangkan pada Maret tidak ditemukan kasus positif meskipun terdapat 196 kasus suspek.
“Pada Januari terdapat 60 kasus positif dari 127 suspek, Februari 30 kasus positif dari 255 suspek, dan Maret 196 suspek tanpa kasus positif,” jelasnya.
Kemudian, di Prabumulih tercatat 76 kasus suspek dengan 16 kasus positif. Rinciannya, Januari terdapat 33 suspek dengan 16 positif, sedangkan Februari dan Maret masing-masing 26 dan 17 suspek tanpa kasus positif.
Selain itu, Kabupaten Banyuasin dan Musi Rawas Utara ditetapkan sebagai KLB suspek campak.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
