
Populasi lalat semakin banyak di musim penghujan. (Latestly.com)
JawaPos.com - Musim hujan mungkin membuat tumbuhan dan pepohonan nampak indah dan subur, tetapi tak dapat di sangkal bahwa musim hujan juga mendatangkan banyaknya serangga.
Lalat, salah satu serangga yang mulai berdatangan ke pekarangan bahkan ke dalam rumah saat musim hujan tiba. Jumlah lalat menjadi lebih banyak dari biasanya saat musim hujan.
Banyaknya populasi lalat saat musim hujan disebabkan karena air hujan di sekitar lingkungan membuat suhu akan lembab. Kondisi lingkungan tersebut sangat sempurna bagi lalat untuk dapat berkembang biak.
Keberadaan lalat yang lebih banyak dari biasanya membuat situasi yang sangat tidak menyenangkan dan menjengkelkan, terlebih lagi jika para lalat mulai memasuki kawasan dalam rumah.
Selain aspek ketidaknyamanan, lalat juga sangat berpotensi menyebarkan penyakit seperti malaria, tipus, kolera, disentri, dan gastroenteritis.
Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan pencegahan untuk mengusir lalat yang populasinya semakin banyak saat memasuki musim penghujan.
Dilansir JawaPos.com dari upbatam.ac.id, berikut 7 tips mengusir lalat saat musim hujan yang wajib diketahui.
1. Hilangkan tempat berkembang biak
Lalat bertelur dan berkembang biak di bahan-bahan organik yang membusuk seperti hewan mati, tumbuhan membusuk dan sisa makanan.
Oleh karena itu, pastikan tidak ada tanaman, bunga atau buah yang membusuk dan pastikan untuk membersihkan kotoran hewan agar tak jadi tempat tumbuh kembang lalat.
2. Selalu menutup makanan dan minuman
Menutup makanan maupun minuman, merupakan cara yang efektif untuk mengurangi jumlah lalat yang mengganggu. Menutup makanan juga dapat menghindari risiko penularan penyakit dari lalat lewat makanan.
Lalat biasanya menyukai makanan atau minuman yang mengandung gula dan sari buah. Lalat sangat tertarik pada karbon dioksida hasil fermentasi buah dan sayur.
3. Tempatkan kipas angin di ruang makan
Menempatkan kipas angin di ruang makan dapat mengurangi jumlah lalat yang berkeliaran. Hal ini dikarenakan postur lalat terlalu kecil, sehingga mereka akan melemah saat terbang dalam keadaan angin kencang.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
